Share

WHO Cabut Darurat Covid-19, Kemenkes Kebut Booster 2!

Kevi Laras, Jurnalis · Jum'at 12 Mei 2023 16:04 WIB
$detail['images_title']
WHO (Foto: istock)

USAI pencabutan kedaruratan Covid-19 secara global oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), setiap negara mulai masuk ke metode mengelola wabah Covid-19. Hal ini tentu mendapat respons positif dari berbagai negara, termasuk Indonesia.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengebut pemberian vaksinasi booster kedua Covid-19 minimal 50% bagi penduduk berusia 18 tahun ke atas. Dengan tetap memprioritaskan pada kelompok risiko tinggi seperti lansia.

 vaksin booster

Juru Bicara Kemenkes dr Mohammad Syahril menjelaskan, kebijakan pemberian vaksinasi Covid-19 dosis booster kedua sudah didasarkan pada pertimbangan yang matang. Salah satunya, memastikan Indonesia tidak ada kenaikan gelombang kasus akibat ancaman varian baru.

"Pemberian dosis booster kedua ini sangat penting dilakukan untuk mengendalikan penyebaran Covid-19 dan mencegah terjadinya lonjakan kasus,” terang dr. Syahril.

Sehubungan dengan ini, ternyata dalam kurun waktu dua minggu terakhir memang terjadi peningkatan trend kasus konfirmasi Covid-19, kasus aktif, dan perawatan pasien di rumah sakit. Bahkan konfirmasi Covid-19 pernah mencapai lebih dari 2.600 kasus.

Berdasarkan data, sekitar 30% pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit belum mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosis lengkap, maupun booster. Kemudian, pasien didominasi oleh lansia dan hampir separuh pasien yang meninggal di rumah sakit belum mendapatkan vaksinasi.

 BACA JUGA:

"Kelompok lansia dan pasien dengan penyakit penyerta masih memiliki resiko paling tinggi, sehingga vaksinasi harus tetap dilakukan,” kata dr. Syahril.

 BACA JUGA:

Follow Berita Okezone di Google News

Sebelumnya, Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus sebagai Direktur Jenderal WHO menjelaskan, keputusan dicabutnya darurat Covid-19 atau kita kenal sebagai pandemi Covid-19, berdasarkan hasil keputusan yang cermat. Ia menegaskan pencabutan status darurat pada Covid-19, bukan akhir untuk penyebarannya.

"Kemarin, Komite Darurat bertemu untuk ke-15 kalinya dan merekomendasikan kepada saya agar saya menyatakan berakhirnya darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional. Oleh karena itu, dengan harapan besar saya menyatakan Covid-19 berakhir sebagai darurat kesehatan global," kata Dr Tedros dalam Twitter resmi WHO.

1
2
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam materi konten ini.