Share

Kenapa Ibu Hamil Sering Mual dan Muntah?

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis · Jum'at 31 Maret 2023 15:13 WIB
$detail['images_title']
Ibu hamil (Foto: Hindustan times)

SELAMA ini ibu hamil sering mual dan muntah saat semester pertama kehamilan. Tahukah kamu? Mual selama awal kehamilan, merupakan pertanda baik.

Penelitian telah menunjukkan bahwa wanita yang mual dan muntah selama trimester pertama memiliki risiko keguguran yang lebih rendah daripada wanita tanpa gejala ini.

 ibu hamil

Tidak hanya itu alasan ibu hamil suka mual-mual dan muntahdi awal kehamilan mungkin menandakan Anda sedang mengalami peningkatan hormon yang dibutuhkan untuk kehamilan yang sehat.

Dilansir Mayo Clinic, penelitian menunjukkan bahwa mual dan muntah selama kehamilan mungkin disebabkan oleh efek hormon yang diproduksi oleh plasenta yang disebut human chorionic gonadotropin (HCG).

Wanita hamil mulai memproduksi HCG segera setelah sel telur yang telah dibuahi menempel pada lapisan rahim. Wanita dengan morning sickness yang parah (hiperemesis gravidarum) memiliki kadar HCG yang lebih tinggi daripada wanita hamil lainnya.

BACA JUGA:

Ibu Hamil Bisa Divaksin Covid-19, Ini Syaratnya 

Demikian pula, estrogen, hormon lain yang meningkat selama kehamilan, dikaitkan dengan peningkatan keparahan mual dan muntah selama kehamilan.Namun, kadar hormon kehamilan yang tinggi tidak secara konsisten dikaitkan dengan mual dan muntah.

 BACA JUGA:

Mungkin juga mual dan muntah selama kehamilan adalah tanda-tanda jaringan plasenta yang layak.

Follow Berita Okezone di Google News

Perlu diingat, bagaimanapun, bahwa kurangnya mual dan muntah selama kehamilan tidak memprihatinkan. Beberapa wanita dengan kehamilan sehat tidak pernah mengalami morning sickness.

Perubahan metabolisme glikogen hati akibat kehamilan juga dianggap sebagai penyebab mual-muntah. Namun, setelah terjadi penyesuaian terhadap sel-sel plasenta dan terjadi kompensasi metabolisme glikogen di dalam tubuh, maka rasa mual itu akan hilang.

Faktor terakhir yang juga sering menentukan adalah faktor psikologis ibu hamil. Contoh, ibu hamil yang mengalami stres akibat kehamilan tak diinginkan bisa mengalami mual dan muntah

Namun begitu, penyebab hiperemesis gravidarum sampai kini belum diketahui pasti. Salah satu kemungkinannya, yaitu hormon HCG yang berlebihan.

Mungkin juga karena adaptasi ibu hamil pada hormon-hormon yang timbul selama kehamilan kurang baik. Kemampuan beradaptasi ibu hamil, nyatanya memang sangat idiviudal seperti halnya reaksi alergi.

1
2
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam materi konten ini.