Share

Belajar dari Kasus Elon Musk, Jangan Tinggalkan Sentra Vaksin Usai Mendapat Suntikan!

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis · Rabu 25 Januari 2023 10:51 WIB
$detail['images_title']
Elon Musk (Foto: Reuters)

CEO Twitter dan Tesla Elon Musk curhat soal efek samping booster kedua vaksin Covid-19 di media sosial. Dia pun bercerita soal sepupunya yang mengalami KIPI buruk pasca suntikan booster kedua.

"Saya mengalami efek samping buruk setelah suntikan booster kedua. Terasa seperti saya sekarat beberapa hari. Semoga ini bukan kerusakan permanen, tapi saya tidak tahu," cuit Elon Musk di Twitter belum lama ini, dikutip dari Daily Mail, Rabu (25/1/2023).

 elon musk

Di cuitan lain, dia bercerita soal sepupunya. "Dan sepupu saya, yang mana dia masih muda dan sangat sehat, mengalami kasus serius miokarditis. Sampai harus dibawa ke rumah sakit," tambahnya.

Menurut informasi di laman berita tersebut, Elon Musk menerima suntikan booster kedua karena alasan penerbangan ke Jerman. Namun, ia tidak membocorkan vaksin merek apa yang dipakainya.

Belajar dari kasus Elon Musk ini, penting bagi Anda yang akan menerima suntikan booster kedua agar tidak meninggalkan fasilitas kesehatan atau sentra vaksin setelah mendapat suntikan.

Waktu observasi menjadi penting, karena di sana tenaga kesehatan atau dokter akan menilai apakah ada efek samping serius yang terjadi pada tubuh Anda setelah mendapat suntikan, atau semua baik-baik saja hanya KIPI ringan.

 BACA JUGA:Bukan Hanya Penduduk DKI, Hari Ini Warga Jabar Juga Bisa Divaksin Booster Dosis 2

"Makanya, kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak meninggalkan tempat vaksinasi booster kedua. Tunggu 30 menit di sana sebagai waktu observasi," papar Juru Bicara Kementerian Kesehatan dr Mohammad Syahril, dalam konferensi pers daring, kemarin (24/1).

Follow Berita Okezone di Google News

Dokter atau nakes, sambung dr Syahril, sudah dilatih untuk menangani kasus KIPI serius yang mungkin saja terjadi. Namun, menurut data Kemenkes, KIPI yang muncul biasanya cenderung ringan hingga sedang.

"Tidak ada KIPI serius yang dilaporkan," tambahnya.

Bahkan, menurut hasil penelitian Kemenkes, vaksin Covid-19 terbukti mencegah keparahan penyakit jika terinfeksi virus Covid-19. "Vaksin Covid-19 terbukti efektif mencegah seseorang dirawat di rumah sakit dan mencegah kematian akibat penyakit serius," ungkap Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes Siti Nadia Tarmizi.

"Vaksinasi berperan memperlambat risiko infeksi Covid-19. Vaksin juga terbukti menciptakan antibodi yang kuat untuk melawan virus yang masuk," sambungnya.

1
2