Share

Ayah Bunda Catat! 3 Kiat Dokter Gizi untuk Atasi Anak yang GTM

Kevi Laras, Jurnalis · Kamis 26 Januari 2023 08:00 WIB
$detail['images_title']
anak GTM, (Foto: Freepik)

ORANGTUA mana yang tak pusing saat anak mengalami gerakan tutup mulut (GTM), alias sulit sekali bahkan tak jarang sampai tidak mau makan sama sekali.

Pasalnya, dengan anak melancarkan aksi GTM, artinya asupan makanan sehat yang bergizi dan seimbang pun tidak masuk ke dalam tubuh anak. Jika dibiarkan tanpa solusi, berat badan anak bisa menyusut, kekurangan gizi, hingga gizi buruk yang pada akhirnya bisa berakibat pada kondisi stunting.

Inilah kenapa orang tua harus cerdik menemukan cara agar anak mau makan dengan baik. Disampaikan Dokter Gizi dr Marya Haryono, M. Gizi, Sp.GK FINEM, orang tua harus paham kalau diperlukan untuk pemeriksaan lebih lanjut ke dokter, jika anak mengalami GTM dalam jangka waktu yang panjang atau berulang.

“Jangankan protein tapi segala unsur makanan jadi tidak terpenuhi. Jadi ya berisiko stunting dan lainnya, kalau anak sudah bergejala GTM dalam jangka panjang harus segera diperiksakan ke dokter," ujar dr. Marya kala ditemui dalam acara talkshow baru-baru ini.

Selain periksa ke dokter, dr. Marya mengimbau setiap orang tua ataupun orang dewasa yang ada di sekeliling anak untuk bisa memberikan contoh pada anak. Contoh termudahnya, melakukan aktivitas makan dengan asupan sehat, agar anak memiliki langsung contoh dan sosok yang ditirukan itu baik.

Follow Berita Okezone di Google News

“Orang dewasa juga menerapkan (sebagai contoh) agar anak bisa melihat," tambahnya.

Terakhir, disiplin tentang pengaturan jam makan anak. Dibutuhkan waktu atau tempo anak makan. Dokter Marya meminta orang tua agar tak selalu memberikan makanan pada anak secara terus menerus.

"Sehingga anak harus diatur jam makannya teratur, orang dewasa juga menerapkannya. Supaya anak bisa melihat," pungkasnya singkat.

Orang tua juga mungkin bisa menerapkan beberapa kiat berikut ini untuk menaklukkan anak yang picky eater (pemilih makanan), sehingga anak tak lagi menutup mulutnya rapat-rapat saat disodori makanan.

1. Jangan pernah memaksakan makan. Jika si kecil memalingkan kepalanya dari sendok, mereka memberi tahu Anda dengan jelas bahwa mereka sudah cukup.

2. Cobalah tekstur yang berbeda. Bahkan bayi memiliki preferensi makanan. Beberapa menikmati makanan basah, sementara yang lain lebih suka makanan ringan.

3. Ubah tempo. Beberapa bayi ingin makan dengan cepat, yang lainnya lambat. Dilansir dari Web MD. 

 BACA JUGA:Jangan Tinggalkan Konsumsi Lemak Meskipun Lagi Diet Ya

BACA JUGA:4 Makanan yang Bikin Lemak di Perut Makin Susah Dihilangkan

1
2