Share

Kasus Penyakit Pernapasan Meningkat, Korea Utara Lockdown Ibu Kota

Pradita Ananda, Jurnalis · Rabu 25 Januari 2023 14:05 WIB
$detail['images_title']
Lockdown pandemi Covid-19, (Foto: Reuters/Aly Song)

KOREA Utara dilaporkan tengah menerapkan penguncian atau lockdown di ibu kota negara, Pyongyang.

Mengutip Reuters, Rabu (25/1/2023) media pemberitaan Korea Selatan, NK News yang mengutip pemberitahuan resmi pemerintah Korea Utara melaporkan, pihak berwenang di ibu kota Korea Utara, Pyongyang sudah mengeluarkan perintah untuk mengunci, alias lockdown Pyongyang selama lima hari karena meningkatnya kasus penyakit pernapasan yang tidak bisa ditentukan.

Pemberitahuan dari pemerintah Korea Utara tersebut diketahaui tak sama sekali menyebutkan terkait infeksi Covid-19, hanya mengatakan kalau penduduk di Pyongyang diwajibkan untuk tinggal di rumah masing-masing hingga akhir Minggu mendatang.

Tak hanya itu, mengutip laporan NK News, penduduk kota tersebut juga harus melakukan pemeriksaan suhu selama beberapa kali untuk setiap hari.

Selain Pyongyang, masih belum diketahui apakah daerah atau kota lain di Korea Utara juga telah memberlakukan lockdown atau tidak. Meski per Selasa 24 Januari lalu, kantor berita negara KCNA mengatakan kota Kaesong yang terletak di dekat perbatasan dengan Korea Selatan, telah mengkampanyekan komunikasi publik terkait epidemi penyakit, sehingga semua pekerja mematuhi peraturan anti-epidemi secara sukarela dalam pekerjaan dan kehidupan sehari-harinya.

Follow Berita Okezone di Google News

Sebagai persiapan lockdown, sejak Selasa 24 Januari lalu penduduk Pyongyang dilaporkan terlihat sudah mulai menimbun pasokan kebutuhan rumah tangga untuk mengantisipasi penguncian yang lebih ketat.

Terkait pandemi Covid-19, sejauh ini Korea Utara diketahui pertama kali melaporkan kasus Covid-19 di negaranya tersebut pada tahun 2022. Namun tak pernah mengonfirmasi sudah berapa banyak orang yang tertular Covid-19. Meski melaporkan jumlah pasien demam setiap harinya sekitar 4,77 juta, dari populasi sekitar 25 juta penduduk.

Namun pada Agustus 2022, Korea Utara disebut telah menyatakan kemenangan atas melawan pandemi Covid-19.

 BACA JUGA:Dinkes DKI: Kasus Campak di Jakarta Tahun 2023 Masih Nihil

BACA JUGA:KLB Campak Tahun 2018 versus 2023, Mana yang Lebih Parah?

1
2