Share

Catat! Ini Cara Mendapatkan Vaksin Gratis Booster Kedua

Tim Okezone, Jurnalis · Rabu 25 Januari 2023 08:53 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi. (foto: Istimewa)

PER tanggal 24 Januari 2023, vaksin booster kedua sudah dapat diterima oleh masyarakat umum, selain orang lanjut usia (lansia) dan tenaga kesehatan.

Aturan ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor HK.02.02/C/380/2023 Tentang Vaksinasi COVID-19 Dosis Booster Ke-2 Bagi kelompok Masyarakat Umum, yang ditetapkan oleh Dirjen Pencegahan dan Pengendalian penyakit Pada 20 Januari 2023.

 Vaksin Booster Kedua

Sehubungan dengan ini, pihaknya akan menyiagakan ratusan lokasi untuk melayani vaksinasi Covid-19. Adapun cara untuk mendapatkan vaksin booster kedua ini, harus Anda ketahui sebelum mengunjungi posko vaksinasi.

Berikut informasinya yang dirangkum dari berbagai sumber Kementerian Kesehatan.

1. Mereka yang mendapatkan booster ke-2 hanya berlaku pada usia 18 tahun ke atas.

2. Tak perlu tiket vaksin di PeduliLindungi karena pencatatan dilakukan secara manual.

3. Sudah berjarak minimal 6 bulan dari vaksin dosis ke-3.

4. Dapat dilakukan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan dan/atau di Pos Pelayanan Vaksinasi Covid-19.

Follow Berita Okezone di Google News

Adapun jenis vaksin yang dapat digunakan adalah vaksin Covid-19 telah mendapat Persetujuan Penggunaan Dalam Kondisi Darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan memperhatikan vaksin yang ada.

Berikut adalah regimen vaksin yang dapat digunakan untuk vaksinasi booster kedua, yaitu:

 Vaksin Booster Kedua

1. Kombinasi untuk booster pertama Sinovac

– AstraZeneca diberikan separuh dosis (half dose) atau 0,25 ml

– Pfizer diberikan separuh dosis (half dose) atau 0,15 ml

– Moderna diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml

– Sinopharm diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml

– Sinovac diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml

– Zifivax dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml

– Indovac diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml

– Inavac dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml

2. Kombinasi untuk booster pertama AstraZeneca

– Moderna diberikan separuh dosis (half dose) atau 0,25 ml

– Pfizer diberikan separuh dosis (half dose) atau 0,15 ml

– AstraZeneca diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml

3. Kombinasi untuk booster pertama Pfizer

– Pfizer diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,3 ml

– Moderna diberikan separuh dosis (half dose) atau 0,25 ml

– AstraZeneca diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml

4. Kombinasi untuk booster pertama Moderna

– Moderna diberikan separuh dosis (half dose) atau 0,25 ml

– Pfizer diberikan separuh dosis (half dose) atau 0,15 ml

5. Kombinasi untuk booster pertama Janssen (J&J)

– Janssen (J&J) diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml

– Pfizer diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,3 ml

– Moderna diberikan separuh dosis (half dose) atau 0,25 ml

6. Kombinasi untuk booster pertama Sinopharm

– Sinopharm diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml

– Zivifax diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml

7. Kombinasi untuk booster pertama Covovax

– Covovax diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml

1
4