Share

4 Makanan yang Bikin Lemak di Perut Makin Susah Dihilangkan

Pradita Ananda, Jurnalis · Selasa 24 Januari 2023 09:00 WIB
$detail['images_title']
Belly fat, (Foto: Freepik)

LEMAK bertumpuk di bagian perut, yang pada akhirnya membuat perut buncit dan berlipat memang jadi salah satu bagian lemak yang paling sulit dihilangkan.

Sudah banyak menerapkan berbagai program diet hingga olahraga, tumpukan lemak di perut masih saja betah. Nah, dalam menyingkirkan tumpukan lemak di perut yang membuat seseorang berisiko lebih besar mengalami beberapa masalah kesehatan ini juga harus dibarengi dengan asupan makanan yang tepat.

Artinya, kita harus menghindari sederet jenis makanan yang justru bisa membuat lemak perut membandel tersebut semakin menumpuk. Apa saja makanan terburuk, jika sedang menghilangkan tumpukan lemak di perut tersebut? Melansir NDTV, Selasa (24/1/2023) berikut ulasan singkatnya.

1. Roti putih: Makanan yang sering dijadikan sebagai menu sarapan oleh banyak orang ini dikaitkan dengan peningkatan risiko lemak perut. Sebab, roti putih punya indeks glikemik tinggi, yang berarti bisa menyebabkan peningkatan kadar gula darah secara cepat. Tepung olahan dan aditif dalam roti putih bisa sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh.

 

(Foto: Freepik)

Follow Berita Okezone di Google News

2. Es krim: Enak dan menggoda memang, tapi mengonsumsi es krim setiap malam tidak akan membantu kita bisa menurunkan berat badan (BB). Es krim sarat dengan gula dan lemak jenuh dalam jumlah besar, dan jika dikonsumsi terlalu banyak, justru bisa bikin BB terus naik.

(Foto: Shutterstock) 

3. Keripik Kentang: Camilan alias makanan ringan yang disukai hampir semua orang. Makan keripik kentang memang memuaskan hasrat tapi kepuasan yang terlalu cepat ini biasanya tidak bertahan lama. Seseorang biasanya bisa cepat menghabiskan sebungkus keripik bisa kosong dalam waktu singkat, dan ini bisa menyebabkan penambahan lemak perut yang tidak diinginkan.

4. Jus buah: Jus buah kemasan sarat dengan pemanis dan pengawet buatan, dan nyatanya jus buatan rumahan juga tetap mengandung sejumlah gula. Jadi, meskipun jus buah dianggap menyehatkan, sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah sedang yang aman saja, jangan sampai berlebihan.

1
2