Share

Kemenkes Ngotot Warga +62 Vaksin Booster Kedua, Antibodi Sudah Turun?

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis · Selasa 24 Januari 2023 16:18 WIB
$detail['images_title']
Vaksin Covid-19 (Foto: USA today)

KEMENTERIAN Kesehatan memastikan vaksin booster kedua sudah bisa diterima masyarakat umum berusia 18 tahun ke atas per hari ini, Selasa, 24 Januari 2023.

Jenis vaksin yang dipakai yaitu Sinovac, Pfizer, AstraZeneca, J&J, Sinopharm, Covovax, dan Moderna.

 Vaksin Covid-19

Imbauan vaksin booster kedua ini muncul di saat Indonesia sudah 'bebas' aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), membuat masyarakat sudah tidak terlalu peduli dengan urusan Covid-19.

Lantas, mengapa Kemenkes tetap ingin masyarakat menerima vaksin booster kedua?

Dijelaskan Juru Bicara Kemenkes Mohammad Syahril, itu karena titer antibodi masyarakat Indonesia dinilai sudah menurun, karena pemberian vaksin booster pertama sudah lebih dari enam bulan lalu.

 BACA JUGA:Kabar 80 Dokter di Kanada Meninggal Akibat Vaksin Covid, Kemenkes: Informasi Menyesatkan!

"Pemberian vaksin booster pertama sudah lebih dari 6 bulan, jadi ada kemungkinan titer antibodi sudah menurun, sehingga butuh tambahan vaksin booster kedua ini," kata Syahril saat konferensi pers daring, Selasa (24/1/2023).

Follow Berita Okezone di Google News

Terkait dengan nilai antibodi masyarakat Indonesia saat ini ada di level mana, menurut Syahril, itu akan terbaca dari hasil sero survei ketiga yang akan dirilis pertengahan Februari mendatang.

"Hasil sero survei antibodi keluar datanya belum keluar datanya, diperkirakan hasil penelitian keluar awal atau pertengahan Februari," tambah Syahril.

Jadi, sekalipun saat ini kondisi Covid-19 semakin terkendali, tetap diperlukan perlindungan dari vaksin Covid-19, dalam hal ini vaksin booster kedua. Terlebih pandemi masih ada, sehingga dipastikan virus masih menyebar di masyarakat.

1
2