Share

Waspada, Menstruasi Dini Bisa Picu Kanker Payudara Loh

Syifa Fauziah, Jurnalis · Sabtu 21 Januari 2023 16:42 WIB
$detail['images_title']
Deteksi Dini Kanker Payudara. (Foto: Shutterstock)

KASUS Kanker Payudara di Indonesia memang cukup tinggi. Bahkan diperkirakan ada 65 ribu kasus baru bertambah setiap tahunnya.

Peneliti dan Ahli Herbal dari Kementerian Kesehatan Dr Jusuf Kristianto MM MHA MPH PhD menjelaskan ada banyak faktor pemicu kanker payudara, mulai dari genetik, tidak pernah menyusui, konsumsi obat-obatan dalam waktu lama, usia, dan menstruasi dini.

"Jadi biasanya terjadi pada wanita yang menstruasi di bawah usia 10 tahun mempunyai risiko lebih besar," ujar Dr Jusuf saat ditemui dalam acara seminar dan deteksi dini kanker payudara di Pelataran FIB UI, Sabtu (21/1/2023).

Menurut Dr Jusuf, hal itu terjadi karena adanya ketidakseimbangan hormon estradiol di dalam tubuh wanita yang menyebabkan menstruasi dini dibawah usia 10 tahun. Akan tetapi, pola makan dan gaya hidup yang tidak sehat juga sangat mempengaruhi jumlah hormon estradiol dalam tubuh setiap wanita.

Kanker payudara

"Kata kuncinya karena hormonal, jadi semakin hormonal in balance, risiko (kanker payudara) tinggi. Ibarat baterai aja sering dipakai cepat habis hormon terganggu, menopause lebih cepat. Usia mens normal dan risiko kanker rendah," tambahnya.

Menurutnya usia normal menstruasi adalah 16-18 tahun. Namun saat ini banyak remaja yang sudah mens di bawah usia itu. Hal itu dipengaruhi oleh faktor gaya hidup.

"Konsumsi makanan sehat, berat badan diatur. Karena dulu orang Indonesia punya kebanggaan kalau anak gemuk. Itu harus hati-hati, punya badan gemuk sangat berisiko karena berat badan tambah besar bisa kegemukan, serangan jantung dan lain-lain. Mending anak sehat daripada gemuk," tutupnya. 

Follow Berita Okezone di Google News

(mrt)