Share

6 Langkah Lakukan Deteksi Dini Kanker Payudara di Rumah

Syifa Fauziah, Jurnalis · Sabtu 21 Januari 2023 15:33 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi Deteksi Dini Kanker Payudara. (Foto: Shutterstock)

KANKER Payudara salah satu penyakit yang banyak dialami oleh masyarakat, salah satunya di Indonesia. Bahkan menurut data dari Kementerian Kesehatan, tercatat sebanyak 2,3 juta perempuan di dunia didiagnosis kanker payudar

Sayangnya, 70% pasien kanker baru berkunjung pada saat stadium akhir. Untuk mencegah hal itu, salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI

Sayangnya hingga saat ini masyarakat khususnya wanita kurang peduli untuk melakukan pemeriksaan. Peneliti dan Ahli Herbal dari Kementerian Kesehatan Dr Jusuf Kristianto MM MHA MPH PhD mengatakan, tak hanya masyarakat biasa, bidan dan perawat juga jarang melakukan SADAR

"Jadi sebetulnya kan saya mengajar perawat dan bidan. Yang menarik meskipun mereka bidan dan perawat mereka diajarin breast care, mereka jarang melakukan SADARI. Meskipun pmmereka tahu kalau tidak dilakukan sangat berisiko. Makanya saya rajin edukasi cancer support untuk lakukan SADARI sehingga bisa deteksi dini," ujarnya saat ditemui dalam acara seminar dan deteksi dini kanker payudara di Pelataran FIB UI, Sabtu (21/1/2023

Kanker payudara

Pengecekan SADARI sendiri bisa dilakukan setelah menstruasi dan saat mandi. "Artinya early detection itu merupakan pilihan kita, jadi lakukan SADARI itu wajib untuk kita agar tidak terjadi kanker.

Dokter Jusuf mengatakan selain melakukan SADARI, masyarakat juga diimbau untuk menjalani gaya hidup sehat, yakni dengan mengonsumsi makanan sehat, tidak merokok, kelola stres dengan baik, dan istirahat yang cukup.

"Saya nggak mau wanita di Indonesia sampai terkena kanker, sampai diangkat payudaranya karena pasti akan jadi satu kecacatan buat dia," pungkasnya.

Lantas bagaimana cara melakukan SADARI? Berikut langkah-langkahnya seperti dikutip dari Kemenkes.

Follow Berita Okezone di Google News

Berikut langkah-langkah dari Yayasan Kanker Indonesia yang bisa Anda ikuti saat melakukan SADARI 7-10 hari setelah menstruasi:

1. Berdiri tegak. Cermati bila ada perubahan pada bentuk dan permukaan kulit payudara, pembengkakan dan/atau perubahan pada puting. Bentuk payudara kanan dan kiri tidak simetris? Jangan cemas, itu biasa.

2. Angkat kedua lengan ke atas, tekuk siku dan posisikan tangan di belakang kepala. dorong siku ke depan dan cermati payudara; dan dorong siku ke belakang dan cermati bentuk maupun ukuran payudara.

3. Posisikan kedua tangan pada pinggang, condongkan bahu ke depan sehingga payudara menggantung, dan dorong kedua siku ke depan, lalu kencangkan (kontraksikan) otot dada Anda.

4. Angkat lengan kiri ke atas, dan tekuk siku sehingga tangan kiri memegang bagian atas punggung. Dengan menggunakan ujung jari tangan kanan, raba dan tekan area payudara, serta cermati seluruh bagian payudara kiri hingga ke area ketiak. Lakukan gerakan atas-bawah, gerakan lingkaran dan gerakan lurus dari arah tepi payudara ke puting, dan sebaliknya. Ulangi gerakan yang sama pada payudara kanan Anda.

5. Cubit kedua puting. Cermati bila ada cairan yang keluar dari puting. Berkonsultasilah ke dokter seandainya hal itu terjadi.

6. Pada posisi tiduran, letakkan bantal di bawah pundak kanan. Angkat lengan ke atas. Cermati payudara kanan dan lakukan tiga pola gerakan seperti sebelumnya. Dengan menggunakan ujung jari-jari, tekan-tekan seluruh bagian payudara hingga ke sekitar ketiak.

1
2