Share

Benarkah Daging Sapi Australia Dapat Mencegah Stunting?

Syifa Fauziah, Jurnalis · Jum'at 20 Januari 2023 22:30 WIB
$detail['images_title']
Daging sapi Australia. (foto: Unsplash)

JIKA berbicara tentang Negara yang memiliki daging sapi berkualitas tinggi, pasti akan langsung berpikir tentang Australia. Ya, negara ini dikenal sebagai produsen daging sapi terkemuka. Salah satu faktor utamanya karena geografis Australia yang mendukung sistem industri daging sangat maju.

Bagi pecinta daging sapi khususnya di Indonesia pasti sudah familiar dengan daging sapi Australia yang premium dan berkualitas tinggi.

 daging sapi australia

Selain memiliki rasa yang lezat, daging sapi juga kaya akan nutrisi yang bagus untuk kesehatan. Melalui acara Aussie Meat Battle, Chief Representative Indonesia International Markets, Christian Haryanto ingin mengenalkan lebih dalam tentang daging sapi Australia kepada masyarakat Indonesia.

“Daging sapi Australia ini mengandung iron man untuk zat besi. Jadi zat besi di dalam daging ini lebih bagus dan banyak dibanding sayur, ikan dan ayam,” ujarnya dalam acara Aussie Meat Battle di Grand Indonesia, Jumat (20/1/2023).

Seperti diketahui, zat besi sendiri bagus untuk pertumbuhan otak, fisik, dan imunitas tubuh anak. Bila kekurangan zat besi bisa menyebabkan stunting, kemampuan intelektual kurang optimal, dan anak jadi moody.

“100-120 gram daging sapi itu sudah memenuhi kebutuhan zat besi kita sehari-hari. Jadi sebaiknya makan daging sapi tiga sampai empat kali dalam seminggu untuk pertumbuhan dan perkembangan otak anak dan pemenuhan gizi yang seimbang,” Christian.

Follow Berita Okezone di Google News

Christian menjelaskan 100 gram daging merah mengandung tiga kali lebih banyak zat besi dibanding yang terdapat pada daging ayam dan sembilan kali lebih banyak dari daging ikan.

“Itu untuk dapatkan zat besi yang sama yah. Jadi memang penting konsumsi daging,” pungkasnya.

1
2