Share

4 Provinsi Laporkan Kasus Campak, Salah Satunya Papua!

Kevi Laras, Jurnalis · Jum'at 20 Januari 2023 17:48 WIB
$detail['images_title']
Campak (Foto: Conversation)

KASUS campak di Indonesia 2023 kini dinilai lebih terkendali, dibandingkan tahun 2022 lalu. Menurut Direktur Pengelolaan Imunisasi Ditjen P2P Kementerian Kesehatan, dr. Prima Yosephine, baru ada 4 (empat) Provinsi melaporkan kasus campak di tahun 2023.

Namun, laporan tersebut masih belum bisa dipastikan karena berstatus suspek. Sehingga dibutuhkan pemeriksaan, lebih lanjut ke laboratorium apakah benar Campak, dan jumlah kasusnya tidak ia sebutkan. Berikut keempat provinsi tersebut,

 campak

1. Nusa Tenggara Barat (NTB)

2. Sumatera Barat

3. Maluku Utara

4. Papua

 BACA JUGA:Penyakit Campak Cepat Menular, Hanya Ini yang Bisa Mencegahnya

"Untuk kasus untuk 2023 kita bisa lebih mengendalikan dan menekan kasus dibandingkan tahun 2022 lalu. Saat ini ada laporan kasus campak memang masih baru suspek karena belum diperiksa di lab, jadi kita harus confirm di labnya dulu, ini suspek sudah ada dari NTB, Sumatera Barat, Maluku Utara dan Papua," ungkap dr Prima dalam Konferensi Pers Update Kasus Campak secara online, Jumat (20/1/2023).

Follow Berita Okezone di Google News

Sejauh ini, berdasarkan laporan disampaikannya jumlah kasus yang terlapor sebanyak 3.341 kasus di tahun 2022. Sementara, status kejadian luar biasa (KLB) hanya ada di 12 Provinsi.

Kemudian, ia juga menjelaskan, #kalau campak merupakan penyakit yang sangat cepat menular. Hanya bisa dicegah dengan imunisasi campak.

"Sepanjang Tahun 2022 lalu sebanyak 12 provinsi yang mengeluarkan status KLB oleh pemerintah daerah," tambahnya.

1
2