Share

Ini Usia Ideal Anak Sudah Mulai Diberikan Edukasi Seks

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Sabtu 21 Januari 2023 08:00 WIB
$detail['images_title']
pentingnya edukasi seks untuk anak, (Foto: Freepik)

BERITA ratusan remaja di Ponorogo dan Kediri yang hamil duluan dan ramai mengajukan dispensasi pernikahan dini, tengah ramai beberapa waktu belakangan ini.

Fakta ini juga menjadi sinyal jelas, bahwasanya pendidikan tentang seks dan pendidikan kesehatan reproduksi masih sangat kurang dipahami oleh anak-anak di Indonesia. Edukasi penting dan memadai terkait seks dan reproduksi manusia masih sangat minim diberikan di rumah maupun sekolah.

Tak bisa dipungkiri masih banyak orangtua yang memilih untuk tidak mengenalkan pendidikan seks dan kesehatan reproduksi ke anak atau remajanya karena menilai pembahasan soal ini adalah hal yang tabu untuk dibicarakan dengan anak.

Padahal edukasi tentang seks, termasuk soal seluk beluk sistem reproduksi merupakan hal yang sangat penting. Seperti dijelaskan Psikolog Karina Istifarisny, ketika anak atau remaja dibekali dengan pendidikan seks dan pendidikan kesehatan reproduksi, anak jadi tahu dan paham tentang kendali atas tubuhnya sendiri, apa yang harus dilakukan dan apa yang harus dihindari atas tubuh mereka.

"Dengan anak dan remaja yang dibekali dengan pendidikan seks dan pendidikan kesehatan reproduksi, mereka jadai paham mana sentuhan yang boleh dan tidak boleh di tubuhnya dari orang lain,” jelas Karin saat dihubungi MNC Portal baru-baru ini.

Follow Berita Okezone di Google News

Tak hanya itu, dengan pembekalan pendidikan seks yang tepat. Anak-anak juga bisa tahu dan mengerti seputar penyakit infeksi menular.

“Mereka juga jadi paham adanya risiko penyakit menular seksual dari perilaku yang tidak tepat," tambahnya.

Lantas kapan waktu yang tepat mengajarkan anak tentang pendidikan seksual dan pendidikan kesehatan reproduksi? Menurut Karin, pendidikan seksual untuk anak itu penting diberikan sejak usia dini. Edukasi terkait ini bukan hanya mencegah kehamilan dini, tapi juga mencegah pelecehan bentuk lainnya pada diri anak.

“Kalau ditanya kapan usia yang pas untuk memulai edukasi seks? Jawaban saya, secepatnya. Anak-anak usia SD perlu mendapat materi ini, tentu dengan materi yang disesuaikan begitu pun untuk anak usia remaja," terang Karin.

 

Karin menyarankan, jika ingin memberikan pendidikan seksual kepada anak-anak usia sekolah SD misalnya, maka materi yang disampaikan bisa berfokus pada mengenali gender hingga aturan norma sosial yang boleh dan tidak.

Selain itu, direkomendasikan untuk menyertakan materi tentang sentuhan yang aman dan sentuhan yang harus dihindari. Jadi, anak-anak bisa lebih peka pada sentuhan yang diberikan orang asing kepada dirinya. Manfaatnya? anak-anak bisa menghindari dan melindungi diri dari ancaman tindakan pelecehan seksual.

"Kalau soal pendidikan kesehatan reproduksi masih belum perlu terlalu mendalam, sebatas mengenali gender dan alat seksualnya sudah baik," pungkasnya.

BACA JUGA:Bibir Sobek Akibat Lato-lato, Benarkah Mainan Viral Ini Berbahaya? Simak Kata Psikolog!

BACA JUGA:Studi: Vaksin Covid-19 Bisa Bikin Suntik Botox Kurang Efektif 

1
3