Share

Tak Perlu Mahal, Ternyata 2 Makanan Terjangkau Ini Ampuh Cegah Stunting!

Kevi Laras, Jurnalis · Jum'at 20 Januari 2023 15:23 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi. (foto: Unsplash)

STUNTING salah satu isu hangat yang tengah difokuskan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk mencegah kekurangan gizi pada anak. Dalam memenuhi gizi anak, dibutuhkan berbagai asupan sehat, seperti protein hewani.

Protein hewani merupakan protein yang berasal dari hewan, seperti ayam, kambing, dll. Menurut Plt Direktur Gizi dan Kesehatan Ibu Anak (GIZI KIA) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dr Ni Made Diah bahwa ada 4 asupan protein hewani yang berperan penting dalam pencegahan stunting pada anak yaitu susu, daging, telur dan ikan.

 cegah stunting

"Padahal golongan daging, ikan, telur dan susu merupakan protein yang berkolerasi mencegah stunting," jelas dr Diah dalam Keterangan Pers Hari Gizi Nasional secara online, Jumat (20/1/2023).

Menurutnya hal ini berdasarkan penelitian yang dirangkum oleh Kementerian Kesehatan. Ada keterkaitan antara stunting dengan protein hewani. Ditambah, protein hewani dinilai lebih terjangkau secara harga oleh masyarakat dan mudah didapatkan.

Asupan protein dalam seharinya, direkomendasikan sebanyak 62 gram. Sehingga para orang tua diminta untuk bisa mencegah stunting, mulai dari asupan mengandung protein hewani.

"Telur, ikan itu juga berkorelasi bahkan berkorelasi sangat kuat untuk mencegah stunting dan harga telur ini sangat terjangkau Rp 30.000 satu kilo isinya 6 butir artinya 30.000 itu kita bisa memberikan protein 3 kali 1 pada anak kita," tambahnya. 

Follow Berita Okezone di Google News

Sebelumnya, Wakil Menteri Kesehatan RI Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono mengatakan pemerintah mentargetkan kasus stunting turun hingga 14 persen di tahun 2024. Untuk mengejar target tersebut, Kemenkes melakukan intervensi dengan pendekatan gizi spesifik.

"Pendekatan gizi spesifik ini akan mendampingi pendekatan gizi sensitif. Pendekatan gizi spesifik ini berkaitan dengan evaluasi dan pendekatan masalah gizi pada sasaran intervensi yang diberikan kepada 1000 Hari Pertama Kehidupan, bayi, anak, remaja putri, calon pengantin, ibu hamil dan ibu melahirkan,” ujar Prof. Dante dikutip dari Sehat Negeriku laman Kemenkes.

1
2