Share

7 Orang yang Berisiko Tinggi Kena Kanker Paru, Termasuk Perokok Pasif!

Pradita Ananda, Jurnalis · Jum'at 20 Januari 2023 15:05 WIB
$detail['images_title']
siapa saja yang berisiko lebih tinggi kena kanker paru, (Foto: Freepik)

KABAR duka datang dari pendiri Teater Koma dan aktor senior Nano Riantiarno, yang diketahui meninggal dunia pada hari ini, Jumat 20 Januari 2023 sekitar pukul 07.00 WIB.

Dari keterangan putra sulungnya, Rangga Bhuana, sebelum menghembuskan napas terakhrirnya, Nano didianosis mengidap kanker yang menjalar ke paru-paru.

"Pada akhirnya, karena kena paru-paru jadi nafasnya jelek. Jadi sulit juga karena bergerak di kasur cukup sulit," kata Rangga kala ditemui di rumah duka, di kawasan Bintaro.

Kanker paru merupakan kanker yang dimulai di paru-paru dan bisa menyebar ke bagian tubuh lainnya. Penyakit mematikan satu ini bisa menyerang siapa saja, dan ada beberapa kategori orang yang level risiko terkena kanker paru-parunya lebih tinggi jika dibandingkan dengan orang lain. Melansir Healthline, Jumat (20/1/2023) yang sudah ditinjau secara medis oleh Fred Aleskerov, MD, berikut enam kategori orang yang berisiko mengidap kanker paru-paru.

1. Perokok aktif: Hampir 90 persen kasus kanker paru-paru dipicu karena kebiasaan merokok. Merokok disebut jadi satu-satunya faktor risiko terbesar untuk kanker paru-paru. Ini termasuk rokok, cerutu, dan pipa. Produk tembakau mengandung ribuan zat beracun. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS, (CDC) perokok punya risiko 15 hingga 30 kali lebih mungkin terkena kanker paru-paru daripada orang yang tak merokok.

2. Perokok pasif: Setiap tahun di Amerika Serikat, tercatat sekitar 7.300 orang yang tidak pernah merokok meninggal karena kanker paru-paru yang disebabkan oleh asap rokok. Artinya? Perokok pasif, alias orang-orang yang tak merokok tapi terpapar asap rokok pun tak luput dari ancaman bahaya kanker paru.

Follow Berita Okezone di Google News

3. Paparan zat radon: Menghirup zat senyawa berbahaya seperti radon adalah penyebab utama kanker paru-paru pada bukan perokok.

4. Paparan zat kimia: Asbes, knalpot diesel, dan zat beracun lainnya. Menghirup zat beracun seperti ini bisa meningkatkan risiko seseorang terkena kanker paru, terutama jika orang tersebut terkena paparan berulang kali.

5. Punya riwayat kanker paru-paru dalam keluarga: Memiliki anggota keluarga dengan kanker paru-paru pun ternyata berpengaruh dalam meningkatkan risiko kanker paru-paru pada seseorang.

6. Ada riwayat pribadi kanker paru-paru: Anda perokok dan pernah mengidap kanker paru di masa lalu? Ini artinya Anda masuk ke kelompok berisiko tinggi.

7. Terapi radiasi: Orang yang pernah menjalani terapi radiasi, tepatnya di bagian dada disebutkan masuk juga dalam daftar orang yang risiko kanker paru-parunya meningkat.

1
2