Share

Kenali Penyebab Kanker Paru, Penyakit yang Diidap Mendiang Nano Riantiarno

Pradita Ananda, Jurnalis · Jum'at 20 Januari 2023 13:30 WIB
$detail['images_title']
Nano Riantiarno, (Foto: Instagram @nanoriantiarno)

PENDIRI Teater Koma dan aktor senior Nano Riantiarno meninggal dunia pada hari ini, Jumat 20 Januari 2023 sekitar pukul 07.00 WIB.

Dari keterangan putra sulungnya, Rangga Bhuana, sebelum menghembuskan napas terakhrirnya, Nano didianosis mengidap penyakit kanker dan sudah menjalar ke paru-paru.

"Pada akhirnya, karena kena paru-paru jadi nafasnya jelek. Jadi sulit juga karena bergerak di kasur cukup sulit," kata Rangga kala ditemui di rumah duka, di kawasan Bintaro.

Kanker paru merupakan kanker yang dimulai di paru-paru dan bisa menyebar ke bagian tubuh lainnya. Penyakit mematikan satu ini, patut sangat diwaspadai, mengingat pada tahap awalnya, kanker paru-paru tidak selalu menimbulkan gejala.

Baru kemudian berkembang, di awal-awal dengan timbulnya sesak napas, bersamaan dengan gejala yang tidak terduga, seperti nyeri punggung. Nyeri punggung ini bisa dialami, ketika tumor menyebabkan tekanan di paru-paru atau ketika menyebar ke sumsum tulang belakang dan tulang rusuk.

 

(Foto: Instagram @masbutet)

Follow Berita Okezone di Google News

Kanker paru tidak hanya bisa dialami oleh orang yang sudah berumur lanjut alias lansia, tapi bisa menyerang siapa saja. Tapi memang, mengutip Healthline, Jumat (20/1/2023) yang sudah ditinjau secara medis oleh Fred Aleskerov, MD, 90 persen penyebab kanker paru-paru adalah imbas alias akibat dari kebiasaan merokok.

Pasalnya, merokok mampu merusak jaringan paru-paru sejak detik pertama menghirup asapnya. Begitu sel paru-paru rusak, organ paru mulai berperilaku tidak normal. Ini meningkatkan risiko seseorang terkena kanker paru-paru.

Maka dari itu, tak heran kanker paru-paru sel kecil hampir selalu dikaitkan dengan perokok berat. Saat seseorang sudah berhenti merokok, paru-parunya mungkin bisa sembuh daan alhasil bisa mengurangi risiko kanker paru-paru.

Selain rokok, risiko kanker paru-paru juga bisa meningkat ketika kita menghirup zat berbahaya, mulai dari zat radon (meningkatkan risiko kanker paru-paru menurut American Lung Association), asbes, arsenik, kadmium, kromiumnikel beberapa produk minyak bumi uranium.

 BACA JUGA:Suami Tantri Kotak Idap Ambeien, Kenali Yuk 7 Penyebabnya!

BACA JUGA: Nano Riantiarno Sempat Berjuang Melawan Kanker Paru-Paru, Kenali 8 Gejalanya!

1
2