Share

Mengulik Gigantomastia, Kondisi Super Langka yang Dialami Wanita dengan Payudara Terus Tumbuh

Pradita Ananda, Jurnalis · Kamis 19 Januari 2023 17:15 WIB
$detail['images_title']
Mengenal Gigantomastia, (Foto: Freepik)

SEORANG wanita di Australia, bernama Pamelia baru-baru ini viral karena mengalami kondisi super langka.

Kedua payudara wanita berusia 27 tahun tersebut, diketahui tak berhenti untuk terus bertumbuh besar. Kondisi payudaranya yang terus bertumbuh besar, membuat Pamelia yang awalnya mengenakan bra ukuran J berubah jadi ukuran M hanya dalam kurun waktu 8 bulan saja.

Selanjutnya, ia mulai merasakan sakit punggung parah ketika ukuran dadanya meningkat dari 39 inci menjadi 51 inci. Akhirnya pada Maret 2022, Pamelia dirujuk ke ahli bedah dan setelah melakukan pemeriksaan, ia dikutip dari New York Post, Kamis (19/1/2023) didiagnosis dokter dengan kondisi yang sangat langka yang disebut Gigantomastia.

Secara medis, Gigantomastia atau nama lainnya hipertrofi payudara dan makromastia, merupakan kondisi langka yang menyebabkan pertumbuhan berlebihan pada payudara wanita. Dalam literatur medis, disebut hanya beberapa ratus kasus yang telah dilaporkan.

Penyebab pasti seseorang bisa mengalami Gigantomastia ini tidak diketahui, karena kondisi kesehatan satu ini memang random alias bisa terjadi secara acak. Bisa terjadi selama masa pubertas, kehamilan, atau setelah minum obat tertentu. Meski kondisi ini, tidak terjadi pada pria.

 

(Pamelia J, Foto: New York Post)

Follow Berita Okezone di Google News

Perkembangan ukuran pertumbuhan payudara dari orang yang mengalami Gigantomastia seperti Pamelia sifatnya tentatif. Bisa terjadi selama beberapa tahun, tetapi ada juga beberapa kasus gigantomastia, yang payudara wanita tumbuh tiga ukuran cup atau lebih dalam beberapa hari saja. Dalam kasus Pamelia, ukuran payudaranya jadi sangat besar hanya dalam waktu 8 bulan.

Lantas apa gejala atau tanda dari Gigantomastia? Kondisi ini diketahui punya gejala utama yakni terjadinya pertumbuhan jaringan payudara yang berlebihan pada satu payudara (unilateral) atau kedua payudara (bilateral). Pertumbuhan abnormal ini bisa terjadi secara perlahan selama beberapa tahun atau sangat cepat hanya dalam beberapa hari, minggu, atau bulan.

Selain itu, gejala lainnya umumnya meliputi nyeri payudara (mastalgia),nyeri pada bahu, punggung, dan leher,kemerahan, gatal, dan hangat pada atau di bawah payudara,postur tubuh yang buruk, mengalami infeksi atau abses, hilangnya sensasi puting payudara.

 BACA JUGA:Payudara Wanita Ini Tak Berhenti Terus Tumbuh, Gara-gara Idap Kondisi Super Langka

BACA JUGA:Suami Tantri Kotak Idap Ambeien, Kenali Yuk 7 Penyebabnya!

Sementara untuk tipe,  gigantomastia bisa terbagi menjadi empat subtipe, yang mana subtipe ini berhubungan dengan peristiwa yang mungkin memicu kondisi ini. Empat subtipe gigantomastia meliputi:

1. Gigantomastia gestasional: Terjadi selama kehamilan, subtipe ini diduga dipicu oleh hormon kehamilan, biasanya terjadi saa trimester pertama. Itu terjadi hanya dalam 1 dari setiap 100.000 kehamilan.

2. Gigantomastia pubertas: Gigantomastia yang terjadi karena diinduksi masa puber saat remaja, itulah kenapa umumnya terjadi selama masa remaja (antara usia 11 dan 19), kemungkinan dipicu karena hormon seks.

3. Gigantomastia yang diinduksi obat: Muncul setelah minum obat tertentu dan paling umum ini disebabkan oleh obat yang dikenal sebagai D-penicillamine, yang digunakan untuk mengobati rheumatoid arthritis, penyakit Wilson, dan cystinuria.

4. Gigantomastia idiopatik: Subtipe yang erjadi secara spontan, tanpa penyebab yang jelas dan ini adalah jenis gigantomastia yang paling umum terjadi. Demikian seperti melansir Healthline, Kamis (19/1/2023) yang sudah ditinjau secara medis oleh Debra Rose Wilson, Ph.D., MSN, R.N

1
3