Share

Mengenal Gigantomastia, Kondisi Wanita yang Payudaranya Terus Menerus Tumbuh

Vivin Lizetha, Jurnalis · Kamis 19 Januari 2023 14:45 WIB
$detail['images_title']
Wanita memiliki payudara yang terus menerus tumbuh. (foto: SWNS/Daily Star)

WANITA memiliki payudara yang akan tumbuh saat memasuki usia pubertas. Pertumbuhan itu akan berhenti di usia 17 hingga 18 tahun. Meski tidak menutup kemungkinan akan terus tumbuh hingga usia 20-an, namun cukup langka terjadi.

Kasus langka itulah yang terjadi pada Pamelia J. Saat ini ia sudah berusia 27 tahun, namun payudaranya masih terus menerus tumbuh hingga tak ada ukuran bra yang muat untuknya.

 Gigantomastia

Saat ini ukuran bra Pamelia sudah mencapai cup J. Padahal delapan bulan yang lalu masih menggunakan cup M. Artinya, pertumbuhan payudara Pamelia terjadi 14 sentimeter dalam waktu singkat.

Ini membuat Pamelia menjadi tidak nyaman, baik secara fisik maupun mental. Ia kerap menjadi bulan-bulanan akibat ukuran payudaranya yang sangat besar.

Dikutip dari Mirror, wanita asal Melbourne, Australia ini awalnya mereka sangat bangga dengan payudara besar yang ia miliki.

Namun lama kelamaan payudaranya terus menerus tumbuh dan membuatnya harus mengangkat beban berat. Belum lagi rasa sakit yang selalu muncul karena pertumbuhan payudara yang tak henti-hentinya.

"Awalnya menyenangkan dan menarik untuk melihat seberapa banyak mereka tumbuh, tetapi belakangan ini saya merasa tidak nyaman, dan saya berharap memiliki payudara berukuran normal," ungkapnya dikutip dari Daily Star.

Follow Berita Okezone di Google News

Dikutip dari Clevel and Clinic, kondisi yang dialami Pamelia sering disebut sebagai Gigantomastia. Yaitu kondisi langka dimana perkembangan payudara yang sangat besar akibat pertumbuhan jariangan payudara yang berlebihan.

Gigantomastia adalah kondisi bawaan sejak lahir dan sangat langka. Hanya ada sekitar 300 kasus di dunia yang dilaporkan.

 Gigantomastia

Biasanya orang yang mengalami gigantomastia, ukuran payudara akan terus membesar apalagi selama masa pubertas, kehamilan atau mengonsumsi obat tertentu. Obesitas dan kondisi autoimun juga menjadi faktor risiko gigantomastia.

Ada beberapa gejala dari kondisi yang sering juga disebut sebagai hipertrofi payudara ini. Berikut ulasannya dikutip dari Clevel and Clinic.

1. Infeksi atau lesi pada kulit payudara, terutama di bawah payudara

2. Nyeri leher dan punggung yang disebabkan oleh payudara yang menarik ke bawah

3. Postur yang buruk

4. Kehilangan rasa di puting

5. Nyeri payudara (mastalgia)

6. Lekukan yang menyakitkan dan gatal pada kulit dari tali bra.

1
2