Share

Penyakit Ini Paling Bebani BPJS Tiap Tahun, Banyak yang Kena?

Kevi Laras, Jurnalis · Kamis 19 Januari 2023 21:00 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi. (foto: Istimewa)

WAKIL Menteri Kesehatan Prof Dante Saksono Harbuwono menyebut penyakit jantung merupakan yang paling membebani biaya kesehatan di Badan Pusat Jaminan Sosial (BPJS). Hal ini mengingat kebutuhan akan pelayanan penyakit katastropik tersebut, seperti jantung, stroke, ginjal dan kanker di Indonesia, memang cukup besar.

Menurutnya biaya penyakit jantung untuk BPJS sekitar 9 Triliun lebih setiap tahunnya. Jumlah data penderita penyakit jantung, disebut dalam Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 dan 2018 menunjukan tren peningkatan penyakit jantung yakni 0,5 persen pada 2013 menjadi 1,5 persen pada 2018.

 BPJS

Bahkan Prof Dante juga mengatakan jika penyakit jantung merupakan penyakit menua (degeneratif). "Bayangkan banyak yang menderita. Selain faktor risiko juga karena degeneratif atau faktor penuan. Implikasi yang terjadi adalah penyakit jantung ini penyakit katastropik paling tinggi di BPJS 9,7 triliun tiap tahun," jelas Wamenkes Prof Dante dalam Keterangan Pers, Kamis (19/1/2023).

Melansir dari Sehat Negeriku laman Kementerian Kesehatan, penyakit jantung mengalami peningkatan jumlah penderita pada usia muda terutama penyakit jantung koroner. Penyakit jantung koroner terjadi karena ada sumbatan pada pembuluh koroner baik akibat deposit kolesterol atau inflamasi (peradangan).

Follow Berita Okezone di Google News

Gaya hidup tidak sehat ,menjadi penyebab paling umum dari penyakit jantung koroner di usia muda. Masyarakat diimbau untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat, berhenti merokok, berhenti makan makanan berlemak, berhenti konsumsi alkohol, dan rajin olah raga minimal 30 menit sehari serta tidak lupa melakukan skrining sejak dini.

"Jadi saya himbau untuk lakukan medical check up secara dini di RS Harapan Kita. Diharapkan tindakan agresif lebih cepat dan kematian menurun, sehingga angka harapan hidup masyarakat Indonesia bertambah," imbuh Prof Dante.

 penyakit jantung

Sehubungan dengan pembiayaan penyakit di Indonesia, berikut rincian pembiayaan BPJS kesehatan, berdasarkan data tahun 2021. 

1. Penyakit Jantung sekitar Rp 8,6 triliun lebih

2. Kanker sekitar Rp 3,5 triliun lebih

3. Stroke sekitar Rp 2,1 triliun lebih

1
2