Share

Jangan Sampai Dikonsumsi, Ini 2 Cara Mengetahui Obat Sudah Kadaluarsa

Pradita Ananda, Jurnalis · Kamis 19 Januari 2023 08:00 WIB
$detail['images_title']
Pentingnya tahu tanda obat sudah kadaluarsa, (Foto: Freepik)

SETIAP rumah dan penghuninya pasti memiliki stok obat-obatan bersama dan juga obat-obatan pribadi.

Tak jarang, obat-obatan ini distok dalam jumlah cukup banyak sebagai persiapan jaga-jaga. Bisa karena jarang sakit, atau lupa sudah menyimpan obat-obatan tersebut dalam jumlah banyak, akhirnya obat-obat ini kadaluarsa.

Mengingat mengonsumsi obat-obatan yang sudah kadaluarsa itu berbahaya bagi kesehatan, maka sangat penting untuk mengetahui tanda-tanda obat yang sudah kadaluarsa. Bagaimana cara untuk mengetahui obat yang sudah kadaluarsa? Simak penjelasannya di bawah ini, menukil laman resmi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Kamis (19/1/2023).

1. Lihat tanggal : Hal pertama yang bisa dilakukan adalah melakukan pengecekan tanggal kedaluwarsa pada kemasan obat. Contohnya, expire date (ED) Agustus 2023, maka obat masih boleh dikonsumsi pada tanggal 31 Agustus 2023.

 

Follow Berita Okezone di Google News

2. Cek perubahan fisik obat: Periksa dengan teliti, apakah telah terjadi perubahan warna, bau dan rasa. Masing-masing bentuk obat, misalnya tablet, kapsul, cair, hingga yang berbentuk gel punya ciri-ciri sendiri

a) Tablet: Sudah berubah warna, bau dan rasa, ada noda bintik-bintik, bentuknya hancur (jadi bubuk), hilang/terlepas dari kemasan, hingga sudah lembap, lembek, basah, dan lengket.

b) Kapsul: Berubah warna, bau dan rasa, bagian cangkang kapsulnya jadi lembek, terbuka membuat isinya keluar, cangkang kapsul lengket satu sama lain (bisa juga melekat dengan kemasan).

c) Serbuk atau puyer : Warna, bau dan rasanya berubah, muncul noda bintik-bintik, kemasan obatnya, lembap terbuka atau sobek, basah dan lengket.

d) Cairan: Warna cairan, bau dan rasanya berubah, cairan obat keruh, mengental, seperti terendap atau bahkan bisa seperti terlihat terpisah, segel pada kemasan rusak atau terkoyak, dan kemasan obat sudah lembap atau berembun.

e) Salep, gel atau krim: Warna, bau dan rasanya berubah, isinya bocor, teksturnya mengental dan mengendap, memisah hingga mengeras. Kemasan obat juga jadi lengket atau bisa sampai berlubang.

f) Aerosol (termasuk inhaler untuk asma): Isinya sudah habis dan rusaknya wadah obat seperti berlubang atau penyok.

1
3