Share

Jangan Sepelekan Sakit Kepala Bagian Belakang, Bisa Risiko Pecah Pembuluh Darah!

Annastasya Rizqa, Jurnalis · Selasa 17 Januari 2023 22:45 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi (Foto: Freepik)




KEJADIAN pecah pembuluh darah di otak yang menimpa Indra Bekti, menjadi alarm dan pembelajaran untuk banyak orang.

Ya, bahwasanya masalah kesehatan satu ini tidak melihat usia dan bisa terjadi, menyerang kapan saja dalam keadaan tubuh yang terasa sehat. Salah satunya terlihat di usia Indra Bekti, yang notabene masih relatif muda dan usia produktif, baru 45 tahun.

Dengan karakter seperti demikian, mengenali tanda-tanda sinyal awal dari pecahnya pembuluh darah di otak ini jadi penting, agar risiko bisa diturunkan sejak dini. Salah satu gejala yang paling mudah diwaspadai, seperti diungkap dr. Mursyid Bustami Sp.S(K), KIC, MARS, Dirut RS Pusat Otak Nasional Prof. Mahar Mardjono (RSPON), contohnya sakit kepala sebelah alias migrain.

“(Kondisi) migrain ini sebagian kecil ada yang berisiko stroke. Namun, sebagian besar lagi tidak (jelas), ” ujar dr. Mursyid ketika siaran Instagram Live Okezone, Menekan Risiko Pecah Pembuluh Darah Pecah di Otak yang Tak Kenal Usia”, Selasa (17/1/23).

Follow Berita Okezone di Google News

Selain migrain, sinyal lainnya bisa berupa rasa sakit kepala yang berlebihan dan belum pernah dirasakan sebelumnya hingga sakit kepala di bagian belakang. Meski, tak selalu merujuk pada pecah pembuluh darah, sakit kepala di bagian belakang perlu diwaspadai.

“Tekanan darah kita sering dianggap biasa, misalnya sakit kepala di bagian belakang,” ucap dr. Musryid.

“Walaupun itu tidak menggambarkan selalu hipertensi, tapi tidak ada salahnya melakukan pemeriksaan yang rutin. Kalau terjadi tekanan darah yang tinggi bisa (segera) kita obati,” paparnya.

Ia menyarankan untuk selalu memeriksakan segala keluhan pada tubuh dan tetap mewaspadai gejala-gejala yang timbul. Semakin cepat ditangani, maka risiko fatal hingga kondisi pecah pembuluh darah di kepala dapat diminimalisir.

 BACA JUGA:Minum Obat Saat Sakit Kepala Tapi Takut Kecanduan, Harus Bagaimana?

BACA JUGA:Pecah Pembuluh Darah di Kepala, Berisiko Kurangi Fungsi Otak?

1
2