Share

Benarkah Minuman Isotonik Mampu Atasi Dehidrasi dengan Cepat?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 18 Januari 2023 07:00 WIB
$detail['images_title']
minuman isotonik, (Foto: Freepik)

DEHIDRASI lengkap dengan bahayanya bisa mengintai siapa saja, termasuk orang-orang yang hobi tidur larut malam atau bahkan tak tidur sama sekali alias begadang.

Ya, salah satu efek buruk begadang adalah dehidrasi di esok harinya. Saat tubuh kekurangan cairan, kondisi bisa berdampak luas pada kesehatan secara menyeluruh. Misalnya saja, mulai dari mood atau suasana hati yang rusak, hingga badan tidak terasa fit dan uring-uringan.

Sebab, dikutip dari Everyday Health, Rabu (18/1/2023) Ahli Nutrisi Kuliner Nabati Jackie Newgent, menyebutkan bahwasanya memastikan cairan tubuh tercukupi itu sangat penting, sehingga tubuh bisa berfungsi dengan baik.

Maka dari itu, memastikan tubuh terhidrasi setelah bangun tidur pasca begadang perlu diperhatikan. Tapi ingat, memenuhi kebutuhan cairan tidak berarti minum berlebihan. Cairan yang dipilih juga jadi faktor lain yang harus dipertimbangkan. Apakah air mineral saja cukup? Ataukah boleh diganti dengan minuman isotonik?

Minuman isotonik sendiri merupakan cairan yang mengandung air, garam, dan karbohidrat. Minuman jenis ini dapat memberikan lebih banyak energi dan elektrolit ke tubuh daripada minuman jenis lain.

"Minuman isotonik itu sumber karbohidrat yang baik untuk mengembalikan energi yang hilang, setelah olahraga atau mengganti hilangnya cairan tubuh setelah begadang semalaman," melansir Velo Forte. 

Follow Berita Okezone di Google News

Semakin tinggi kandungan karbohidrat atau elektrolit di dalam minuman, maka semakin baik cairan itu menghidrasi tubuh. Bagi Anda yang mungkin tak terlalu suka air mineral, minuman isotonik bisa menjadi pilihan untuk diminum di pagi hari setelah semalam begadang, mengutip LiveStrong.

Saat ini di pasaran sendiri, sudah tersedia banyak pilihan minuman isotonik. Salah satu contohnya yang dikombinasikan bersama buah yuzu. Tak hanya memberikan rasa segar di minuman isotonik, tapi baik untuk kesehatan.

Dipaparkan dalam laporan Food Review International, yuzu merupakan sumber alami senyawa bioaktif termasuk flavonoid, antosianin, asam fenolik, dan antioksidan karotenoid yang berperan baik dalam menjaga kesehatan.

Dikutip dari laman Health, yuzu ini juga hadir sebagai sumber alami vitamin, mineral, dan serat. Buah ini terbukti punya sifat anti-inflamasi, anti-kanker, dan anti-mikroba, bahkan dapat mendukung pembentukan pembuluh darah baru.

 BACA JUGA:Respon WHO Usai China Ungkap Kematian Akibat Covid Tembus 60 Ribu Dalam Sebulan

BACA JUGA:Siap-siap, Menkes Segera Rilis Data Survei Level Kekebalan Masyarakat

1
2