Share

Siap-siap, Menkes Segera Rilis Data Survei Level Kekebalan Masyarakat

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 17 Januari 2023 18:05 WIB
$detail['images_title']
Menkes Budi, (Foto: Youtube Kemendagri)

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin menyampaikan dalam waktu dekat akan dirilis kepada punlik perihal hasil sero survei level kekebalan imunitas masyarakat Indonesia terkait Covid-19

Melalui laporan level kekebalan masyarakat tersebut, akan bisa diketahui sampai mana atau level imunitas yang dimiliki masyakat Indonesia sejak data terakhir dikeluarkan pada sekitar 6 bulan yang lalu.

"Dalam 1 sampai 2 minggu ke depan hasil sero survei kekebalan masyarakat Indonesia akan keluar. Dari sana akan tahu daya tahan masyarakat kita ada di level apa," kata Menkes Budi dalam acara Rakornas Kepala Daerah dan Forkopimda 2023 yang disiarkan secara daring di Youtube Kemendagri, Selasa (17/1/2023).

Walau laporannya belum dirilis, untuk saat ini Menkes sudah cukup yakin bahwa kekebalan masyarakat Indonesia sangat baik. Merujuk pada, meski sudah terjadi dua kali gelombang varian baru Covid-19, kenaikan kasus di Indonesia tidak drastis dan secara umum kondisi pandemi di Indonesia cukup terkendali.

Dua gelombang yang dimaksud, antara lain dengan kemunculan varian XBB dan BQ.1. Padahal, kata Menkes, kemunculan dua varian itu bikin 'gaduh' Jepang, China, dan beberapa negara di Eropa.

Follow Berita Okezone di Google News

"Di Jepang, 200.000 kasus baru terjadi per harinya akibat XBB dan BQ.1 ini," sambungnya.

Lantas, mengapa Indonesia tidak terkena dampak 2 gelombang varian baru Covid-19? Menurutnya, situasi terkendali ini salah satunya karena berjalannya sistem genome sequencing di Indonesia. Lewat sistem itu, bisa dideteksi varian baru apa yang sedang muncul dan berpotensi menyebar.

"Dengan kemampuan genome sequencing yang sangat baik di Indonesia, kita bisa tahu musuh kita itu siapa, dan dari sana kita tahu cara mencegah mereka," papar Menkes Budi.

"Ini juga yang bikin Indonesia kenaikan kasusnya cenderung terkendali, meski kemasukan XBB dan BQ.1 yang bikin negara lain kerepotan," pungkasnya.

 BACA JUGA:Tahun Ini, Menkes Targetkan Tambah 1.943 Puskesmas Bisa Layani USG

BACA JUGA:Cegah Hepatitis B pada Bayi, Kemenkes Beri Antivirus ke Ibu Hamil!

1
2