Share

Apakah Hepatitis Sama dengan Penyakit Kuning? Simak Penjelasannya di Sini

Pradita Ananda, Jurnalis · Jum'at 13 Januari 2023 20:00 WIB
$detail['images_title']
Apakah Hepatitis Sama dengan Penyakit Kuning? Simak Penjelasannya di Sini, (Foto: Freepik)

Apakah Hepatitis Sama dengan Penyakit Kuning, akan dibahas singkat lewat artikel ini, mengingta kesadaran dan informasi terkait hepatitis belum terlalu familiar di masyarakat awam.

Salah satu bentuknya, masih adanya kesalahpahaman tentang hepatitis dan penyakit kuning. Tak bisa ditampik, bagi sebagian orang awam, hepatitis sama artinya dengan penyakit kuning dan begitu sebaliknya.

Lantas benarkah hepatitis sama dengan penyakit kuning? Jawabannya, ternyata ini hanya sekedar mitos umum belaka. Mengutip The Health Site, Jumat (13/1/2023) dijelaskan oleh Dr. Roy Patankar, Direktur dan Ahli Gastroenterologi, Zen Multispeciality Hospital Mumbai, hepatitis itu tidak berarti penyakit kuning.

Secara medis, penyakit kuning merupakan bentuk suatu gejala dan bukan penyakit. Penyakit kuning sendiri adalah tanda adanya peningkatan produksi pigmen kuning (bilirubin) di dalam darah.

Nah, hepatitis inilah yang bisa enyebabkan penyakit kuning, tetapi tidak semua orang yang menderita hepatitis pasti otomatis juga menderita penyakit kuning. Begitu juga sebaliknya, tak semua pengidap penyakit kuning tidak kena hepatitis.

(Apakah Hepatitis Sama dengan Penyakit Kuning? Simak Penjelasannya di Sini, Foto: Shutterstock)

Selain masalah organ hati, penyebab penyakit kuning antara lain adalah batu di saluran empedu, malaria, demam berdarah.

Follow Berita Okezone di Google News

Sementara, hepatitis merupakan peradangan yang terjadi di organ hati karena infeksi virus yakni virus hepatitis A, hepatitis B, dan hepatitis C , tiga yang paling umum dan virus hepatitis D serta E, dua jenis yang termasuk jarang, dilansir dari laman resmi NYU Langone Health.

Selain karena virus hepatitis, seseorang bisa juga mengidap hepatitis karena disebabkan oleh virus lain, obat-obatan tertentu, beberapa kondisi autoimun tertentu, dan penggunaan alkohol berat jangka panjang. Ketika virus hepatitis masuk ke aliran darah dan menyerang sel-sel hati, sistem kekebalan yang di dalam tubuh akan merespons untuk melawannya. Peradangan sementara adalah bagian dari respons ini.

(Apakah Hepatitis Sama dengan Penyakit Kuning? Simak Penjelasannya di Sini, Foto: Shutterstock)

Namun, jika peradangan berlangsung selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun maka inilah yang akan merusak atau bahkan menghancurkan sel-sel organ hati.

Rusaknya organ hati, bisa mencegah tubuh memproses nutrisi penting dan membersihkan tubuh dari racun. Tanpa pengobatan, hepatitis virus bisa menyebabkan jaringan parut pada hati alias sirosis, yang mengganggu fungsi hati. Bahkan hepatitis B atau C yang tidak diobati, pada akhirnya juga bisa menyebabkan kanker hati.

1
2