Share

Apakah Flek Paru-paru Sama dengan TBC? Cek di Sini Penjelasannya!

Pradita Ananda, Jurnalis · Kamis 12 Januari 2023 20:00 WIB
$detail['images_title']
Apakah Flek Paru-paru Sama dengan TBC, (Foto: Freepik)

Apakah Flek Paru-paru Sama dengan TBC, mungkin jadi pertanyaan di banyak orang. Mengingat penyakit satu ini familiar di kalangan masyarakat Indonesia.

Mengutip laman resmi P2P Kementerian Kesehatan RI, menurut Global TB Report 2021, diperkirakan ada 824.000 kasus TBC di Indonesia. Ini artinya TBC banyak diderita oleh penduduk Indonesia.

Sekarang yang menjadi pertanyaan apakah flek paru-paru itu sama dengan TBC? Jawabannya, iya sama. Dijelaskan dr. Elsinda Eka Sari dalam laman Sehatq, dikutip Kamis, (12/1/2023) flek paru-paru adalah hanya sebutan lain untuk penyakit TBC (tuberculosis).

TBC sendiri secara medis, adalah penyakit infeksi paru yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Biasanya memang bakteri ini menyerang organ paru, tapi tetap tidak menutup kemungkinan bisa menyerang organ lain seperti TB kulit, TB tulang, TB meningitis (otak), TB kelenjar dan lainnya.

 

(Apakah Flek Paru-paru Sama dengan TBC?, Foto: Freepik)

Follow Berita Okezone di Google News

Dilansir dari Healthline, yang sudah ditinjau secara medis oleh Alana Biggers, M.D., MPH dan Rachel Nall, MSN, CRNA, Tuberkulosis (TB) yang terutama menyerang paru, adalah penyakit yang sangat menular. Sebagai penyakit infeksi yang mudah menular, tak heran angka kematian akibat TB di dunia begitu tinggi.

Dari catatan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), 1,5 juta orang meninggal akibat penyakit TB di tahun 2020. Tuberkulosis juga merupakan penyebab kematian ke-13 tertinggi secara global. Saat ini, ini adalah penyebab kematian menular utama kedua, setelah Covid-19.

(Apakah Flek Paru-paru Sama dengan TBC, Foto: Shutterstock)

Penularannya relatif mudah, salah satunya karena sebagian orang yang tertular Mycobacterium tuberculosis, bakteri penyebab TBC ini tidak mengalami gejala apa pun. Kondisi ini seperti ini biasanya dikenal dengan TB laten.

TBC bisa tetap tidak aktif selama bertahun-tahun, sebelum akhirnya hidup lalu berkembang menjadi penyakit TBC aktif.

 BACA JUGA:Benarkah Indonesia Hanya Alami 2 Gelombang Varian Covid? Cek Faktanya Menurut Kemenkes!

BACA JUGA:Cek Fakta: Anak Bisa Tertular TBC karena Dicium Orang Dewasa

1
2