Share

Imbas 28 Anak Keracunan, Kemenkes Akhirnya Larang Ciki Ngebul

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 12 Januari 2023 11:04 WIB
$detail['images_title']
Ciki ngebul (Foto: Ist)

AKHIRNYA Kementerian Kesehatan RI  melarang gerai jajanan keliling untuk menjual pangan siap saji yang mengandung cairan nitrogen, termasuk jajanan ciki ngebul yang saat sedang hits.

Aturan larangan ini dikeluarkan oleh Kemenkes RI, melalui Surat Edaran Nomor KL.02.02/C/90/2023 tentang Pengawasan Terhadap Penggunaan Nitrogen Cair Pada Produk Pangan Siap Saji yang dteken Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Maxi Rein Rondonuwu pada 6 Januari 2023.

Menjelaskan secara pasti bahwa Tempat Pengelolaan Pangan (TPP) selain restoran, seperti gerai pangan jajanan keliling, untuk saat ini tidak direkomendasikan memakainitrogen cair pada produk pangan siap saji yang dijual.

"Surat Edaran ini dimaksudkan, sebagai upaya pencegahan dan peningkatan kewaspadaan penggunaan nitrogen cair pada pangan siap saji untuk mencegah terjadinya keracunan pangan," kata Dirjen Maxi dalam keterangan resminya, Kamis (12/1/2023).

 Terbitnya larangan ini, diputuskan dengan merujuk pada kasus di lapangan bahwa sudah sebanyak 28 anak di Jawa Barat, Tasikmalaya (24 kasus) dan Bekasi (4 kasus), yang dilaporkan mengalami keracunan pasca mengonsmsi ciki ngebul. Dari 24 kasus di Tasikmalaya, 7 orang anak harus dibawa ke fasilitas kesehatan karena mengalami gejala keracunan yang buruk.

Follow Berita Okezone di Google News

Sementara itu, satu dari 4 kasus di Bekasi dilaporkan alami kerusakan usus serius. Korban masih dalam pemantauan tim medis hingga sekarang. 

Selain melarang penggunaan nitrogen cair untuk pangan siap saji, Kemenkes juga menginstruksikan kepada pemerintah daerah, dinas kesehatan, puskesmas, dan kantor kesehatan pelabuhan untuk melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap produk pangan siap saji yang menggunakan nitrogen cair yang beredar di masyarakat di wilayah kerjanya.

Pembinaan dan pengawasan itu mencakup, pemberian edukasi kepada masyarakat, sekolah, dan anak-anak akan bahaya konsumsi ciki ngebul serta mengharuskan restoran yang menggunakan nitrogen cair pada produk pangan siap saji untuk memberikan informasi cara konsumsi yang aman kepada konsumen.

"Memberikan edukasi kepada pelaku usaha dan pihak-pihak terkait terhadap bahaya nitrogen cair terhadap pangan siap saji. Selain itu, edukasi juga harus diberikan kepada sekolah-sekolah, anak-anak, dan masyarakat terhadap bahaya nitrogen cair pada pangan siap saji," ujar Dirjen Maxi.

 BACA JUGA:Fenomena Keracunan Ciki Ngebul, Dinkes Jawa Barat akan Gelar Penyelidikan Epidemiologi Kasus

BACA JUGA:7 Siswa SD Keracunan Ciki Ngebul Nitrogen Cair, Kemenkes Minta Rumah Sakit Sigap Melapor

1
2