Share

Apakah Varian Covid-19 Kraken Sudah Ada di Indonesia? Ini Kata Kemenkes!

Kevi Laras, Jurnalis · Rabu 11 Januari 2023 11:45 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi. (foto: Istimewa)

SIFAT dasar dari sebuah virus yang terus bermutasi atau melahirkan berbagai varian, bisa memicu kenaikan kasus Covid-19. Salah satu varian yang baru saja muncul yaitu Kraken. Varian ini diketahui mendominasi kasus Covid di beberapa negara seperti Amerika Serikat, Australia, Eropa dan Asia Tenggara.

Kraken atau yang bernama asli XBB.1.5, merupakan hasil penggabungan fragmen dari dua varian berbeda yang disebut "subvarian rekombinan." Ahli kesehatan Prof Zubairi Djoerban menyebutkan hasil dari rekombinan dari XBB dan XBB.1.

 update varian kraken

"Keturunan XBB dan XBB.1 dan teridentifikasi November 2022 di New York. Mampu hindari antibodi dan lebih cepat menular. Menyebar di AS, Eropa, Australia  dan Asia Tenggara. Belum ada data Kraken lebih mematikan dari varian lain," jelas Prof Zubairi dalam akun sosial media Twitternya dikutip, Rabu (11/1/2023)

Menurut Juru Bicara Kementerian Kesehatan dr Mohammad Syahril sejauh ini belum ada. Kasus yang mendominasi di Indonesia, dikatakan masih dari varian XBB dan BQ.1. "Belum ada, nanti kalau sudah ada diinfo ya. Masih varian XBB dan BQ.1 yang sekitar 96-97 persen," jelas dr Syahril kepada MNC Portal, Rabu (11/1/2023)

Follow Berita Okezone di Google News

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan dua varian BQ.1 dan XBB, tidak membuat kenaikan kasus hingga peningkatan angka perawatan di Rumah Sakit. Situasi tersebut tak lepas dari peranan vaksinasi Covid-19 yang dijalankan selama ini.

"Vaksinasi kita ini dilakukan dengan cukup efektif kita dilakukan dengan cukup efektif adanya gelombang-gelombang varian baru sesudah Omicron yaitu varian baru selain BA. 4 dan BA. 5 yaitu ada BQ. 1 dan XBB tidak menyebabkan lonjakan kasus," jelas Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam Konferensi Pers Kinerja Kementerian Kesehatan beberapa waktu lalu.

1
2