Share

Alami Masalah Jantung, Putri Sulung Raja Thailand Sudah 3 Minggu Tak Sadarkan Diri

Melati Pratiwi, Jurnalis · Senin 09 Januari 2023 13:46 WIB
$detail['images_title']
Putri Pa, (Foto: Reuters)

ANAK sulung Raja Thailand, Raja Maha Vajiralongkorn, Putri Bajrakitiyabha Narendira Debyavati diberitakan jatuh sakit dan sampai saat ini dalam keadaan tidak sadarkan diri di rumah sakit.

Lanjut diketahui, sakitnya sang putri disebabkan karena ada masalah pada organ jantungnya. Hingga berita ini dilansir, Putri Bajrakitiyabha Narendira Debyavati sudah tak sadarkan diri selama tiga minggu lamanya belum kunjung sadar.

Mengutip laporan dari The Straits Times, Senin (9/1/2023) sang putri disebutkan mengalami aritmia jantung, yang disebabkan oleh peradangan usai dia menderita infeksi mycoplasma. Secara medis, aritmia jantung merupakan gangguan pada detak jantung yang ditandai dengan irama jantung tak beraturan.

Selama masa perawatan, disebutkan lebih lanjut Putri Bajrakitiyabha Narendira Debyavati terus diberikan obat-obatan termasuk di antaranya antibiotik. Selain obat-obatan, ia juga harus disokong dengan peralatan medis demi menjaga fungsi organ seperti paru-paru, jantung, hingga ginjal.

Follow Berita Okezone di Google News

Sebelum tak sadarkan diri selama berminggu-minggu di rumah sakit, Putri Bajrakitiyabha Narendira Debyavati jatuh pingsan ketika menjalani sesi pelatihan anjing militer di distri Pak Chong, Provinsi Nakhon Ratchasima pada 14 Desember 2022. Sempat mendapat penanganan pertama di rumah sakit terdekat, sang putri kemudian lanjut dilarikan ke Rumah Sakit Memorial King Chulalongkorn Bangkok.

Imbas dari sang putri jatuh sakit hingga belum juga sadarkan diri, beberapa perayaan tahun baru pun sampai dibatalkan.

Sebagai informasi, selaku anak pemimpin nomor satu di Thailand, Putri Bajrakitiyabha Narendira Debyavati yang punya latar belakang ilmu hukum dan hubungan internasional, merupakan diplomat yang menduduki jabatan internasional di PBB. Ia adalah Duta Besar Thailand untuk Austria, dan Putri Pa ini sekaligus juga bertindak sebagai jenderal dan kepala staf di Komando Keamanan Kerajaan Thailand.

1
2