Share

Ahli Kesehatan Duga Virus Varian Kraken Sudah Ada di Indonesia, Kenapa?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 09 Januari 2023 11:01 WIB
$detail['images_title']
Varian baru Covid-19, (Foto: Ilustrasi-Freepik)

TAK lama setelah aturan penerapan PPKM telah dicabut di seluruh Indonesia, kini muncul mutasi virus penyebab Covid-19 baru, Kraken.

Ahli Epidemiologi di Griffith University Australia, dr. Dicky Budiman, M.Sc.PH menduga varian Kraken ini sudah ada di Indonesia. Hipotesanya muncul, dengan merujuk melihat pada mobilitas penerbangan Internasional dibuka bebas di beberapa pintu masuk negara.

"Di Indonesia kemungkinan besar sudah ada varian Kraken ini, terutama di Provinsi atau kota besar yang punya jalur penerbangan Internasional," kata Dicky saat dihubungi MNC Portal, Senin (9/1/2023).

Menurut Dicky, dugaannya ini sebetulnya bukan sesuatu yang aneh, terlebih banyak negara saat ini sudah melakukan pelonggaran bahkan sejak pertengahan 2022 lalu dan diketahui Indonesia sendiri kini sudah melakukan pencabutan PPKM.

Ia menuturkan, dengan laju test Covid-19 yang mengalami penurunan signifikan saat ini, akan membuat pelacakan kasus positif akan lebih susah. Maka dari itu, dia mengimbau agar pemerintah Indonesia mempertahankan 3T (Testing, Tracaking, Treatment) di posisi ideal di tengah pelonggaran aturan PPKM saat ini.

Follow Berita Okezone di Google News

"Kalau memikirkan strategi jangan jangka pendek, tapi jangka menengah hingga panjang. Keberadaan varian ini perlu diwaspadai. Sebab itu 3T dan kebiasaan pakai masker serta melengkapi dosis vaksinasi Covid-19 masih dibutuhkan," tegas Dicky.

Soal karakteristik virus, varian Kraken atau XBB.1.5 ini menurut Dicky sejauh ini memang masih belum cukup data untuk dikatakan lebih berbahaya. Sebab, kasusnya sendiri masih belum begitu banyak terjadi di dunia.

Sebagai informasi, hingga kini diketahui ada 29 negara telah mengidentifikasi varian Kraken dan melaporkannya ke Badan Kesehatan Dunia (WHO). Sementara Indonesia sendiri terpantau belum melaporkan kejadian kasus positif varian Kraken.

 BACA JUGA:WHO Umumkan Varian Baru Covid-19 Bernama Kraken!

BACA JUGA:WHO Sebut Belum Terima Data Kasus Rawat Inap Covid-19 dari China

1
2