Share

Kemunculan Varian Kraken Jadi Bukti Covid-19 Masih Berevolusi?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 09 Januari 2023 10:06 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi varian baru Covid-19, Kraken. (foto: Istimewa)

VARIAN Kraken ditetapkan Badan Kesehatan Dunia (WHO) sebagai variant of concern baru yang dikhawatirkan dapat mengganggu kestabilan penanganan pandemi global.

Sebanyak 29 negara sudah melaporkan keberadaan varian ini, termasuk Amerika Serikat, Inggris, maupun Afrika Selatan sebagai negara pertama yang mengidentifikasi varian Kraken.

Varian Kraken Covid-19

Kemunculan varian baru ini menurut para ahli menjadi bukti bahwa Covid-19 masih 'hidup' hingga sekarang. Virus tersebut masih berkembang biak, melahirkan varian baru yang punya karakteristik khusus.

"Varian baru ini merupakan indikasi bahwa Covid-19 masih berevolusi hingga sekarang. Itu artinya, pemerataan vaksin secara global perlu ditingkatkan untuk mencegah munculnya lebih banyak varian," terang laporan CTV News, dikutip MNC Portal, Senin (9/1/2023).

WHO sendiri menetapkan varian Kraken atau XBB.1.5 ini sebagai variant of concern (VoC). Kenapa?

"Karena varian ini mampu menempel dengan mudah pada sel dan bereplikasi dengan cepat di tubuh manusia," ungkap Marian Van Kerkhove, Kepala Teknis Covid-19 WHO.

Follow Berita Okezone di Google News

Hal senada juga disampaikan oleh Asisten Profesor di Departemen Mikrobiologi dan Imunologi Fakultas Kedokteran Universitas Dalhousie dr Lisa Barrett. "Meski sejauh ini tidak ada bukti varian Kraken menyebabkan penyakit yang lebih parah, tapi varian ini mudah menular dan dapat menghindari kekebalan," katanya.

Ia melanjutkan, kemunculan varian Kraken menjadi bukti nyata bahwa pandemi masih ada dan Covid-19 terus berkembang biak. Artinya, setiap negara masih perlu melakukan mitigasi terhadap penyakit ini.

"Kemunculan varian Kraken menjadi salah satu alasan mengapa kita semua perlu terus menangani Covid-19. Ada banyak hal yang dapat dilakukan, salah satunya budaya hidup bersih dan sehat tetap harus dijalankan," tambahnya.

Ia pun mendorong masyarakat agar menerima vaksin booster untuk menekan kemungkinan terjadinya mutasi virus di masyarakat. Pakai masker di ruangan tertutup juga perlu dipertimbangkan.

1
2