Share

5 Hal yang Tak Boleh Dilakukan Pasca Operasi Tulang Seperti Nikita Mirzani

Pradita Ananda, Jurnalis · Jum'at 06 Januari 2023 14:07 WIB
$detail['images_title']
do and dont's pasca operasi, (Foto: Freepik)

Nikita Mirzani hari ini, Jumat (6/1/2023) baru saja usai menjalani operasi akibat mengalami pengapuran pada bagian tulang belakang dan lehernya.

Sahabat Nikita, Fitri Salhuteru lewat akun Instagram pribadinya, mengabarkan bahwa sahabatnya itu sudah selesai menjalani operasi dan kondisi kesehatan Nikita kini dalam keadaan baik pasca operasi.

"Sudah selesai operasinya, Alhamdulillah, semua baik-baik aja. Terima kasih doanya," kata Fitri dikutip dari unggahan instagram storiesnya, Jumat (6/1/2023).

Pengapuran tulang yang dialami Nikita pada bagian tulang belakang serta lehernya, sempat membuatnya di rawat di Rumah Sakit Bhayangkara, Serang, Banten dan RS Premier Bintaro saat dirinya masih ditahan di Rumah Tahanan Serang Banten.

Nikita kala itu, sempat berbagi cerita mengenai penyakit yang sudah cukup lama dideritanya tersebut, membuat dirinya harus rutin menjalani terapi untuk mengurangi rasa sakitnya.

Tak hanya Nikita, umumnya orang yang baru saja selesai menjalani bedah operasi tetap harus memperhatikan beberapa hal walau kondisi kesehatannya cenderung stabil dan baik. Sebab, waktu pasca operasi adalah durasi yang sangat penting untuk pemulihan.

Mobilitas dan kualitas hidup secara keseluruhan, hasil akhir dari operasi sebagian besar bergantung pada apa yang pasien lakukan dan tidak boleh lakukan setelah tiba di rumah. Lantas apa saja yang tak boleh dilakukan pasca operasi tulang? Melansir laman resmi Raleigh Surgery Center, Jumat (6/1/2023) simak ulasannya berikut ini.

1. Langsung menyetir sendiri: Aturan dilarang mengemudi setelah dioperasi bukan semata-mata karena anestesi, namun juga menyangkut keterampilan motorik dan penilaian pasien (orang yang baru selesai dioperasi) itu sangat berkurang dengan anestesi dan obat pereda nyeri juga sangat berpengaruh. Gerakan mengemudi yang tiba-tiba dan terkadang canggung serta tekanannya juga dapat memengaruhi pemulihan loh!

Follow Berita Okezone di Google News

2. Aktivitas berat: Bukan hanya berolahraga keras, tapi gerakan sesederhana mengejan, adalah aktivitas yang tak perlu dan tak boleh dilakukan karena bukan hanya bisa menyebabkan luka terbuka kembali, tetapi juga dapat menyebabkan infeksi di area kulit yang rusak.

3. Merokok: Menurut penelitian dari Pusat Penyembuhan Luka Kopenhagen di Universitas Kopenhagen, merokok bisa menurunkan jumlah oksigen yang dapat mencapai luka dan mengganggu fungsi sel peradangan, yang berkerja untuk membantu mempercepat penyembuhan, alias bisa bikin penyembuhan pasca operasi jadi semakin lama. Merokok dapat meningkatkan waktu penyembuhan luka operasi hingga berminggu-minggu, sekaligus meningkatkan risiko infeksi pasca operasi dan pneumonia. Jadi hindari merokok pasca operasi ya!

 

(Foto: tangkapan layar Instagram  Fitri Salhuteru)

4. Bolos jadwal konsultasi dokter: Banyak pasien yang merasa memang seperti sudah benar-benar sembuh, pasca dioperasi dan tak butuh lagi konsulasi dengan ahli bedah Namun, staples atau jahitan bedah perlu dilepas, luka diperiksa, dan evaluasi menyeluruh kondisi kesehatan. Makanya penting sekali untuk tetap disiplin konsultasi dan bertemu dengan dokter bedah yang merawat Anda.

5. Langsung olahraga: Usai operasi, setidaknya harus menunggu satu sampai tiga hari sebelum mulai lagi rutinitas berolahraga. Pastikan, sebelum memulai kembali jadwal olahraga, minta dulu petunjuk dokter bedah mengenai kondisi spesifik dan jenis operasi yang dilakoni.

 BACA JUGA: Heboh 7 Siswa Keracunan Chiki Ngebul, Ini Bahaya Nitrogen Cair!

BACA JUGA:Eks Asisten Panji Petualang Meninggal Dipatuk King Cobra, Ini Bahaya Racun Ular!

1
3