Share

Kenapa Saat Musim Hujan Lebih Mudah Terkena Influenza?

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis · Kamis 05 Januari 2023 13:35 WIB
$detail['images_title']
Sakit flu (Foto:New atlas)

MUSIM hujan seperti saat ini, banyak orang yang sakit influenza. Kondisi ini menyerang hidung, tenggorokan, dan paru-paru.

Sehingga buat penderita flu dapat mengalami demam, sakit kepala, pilek, hidung tersumbat, serta batuk. Banyak yang tak mengerti, mengapa banyak yang mengalaminya di saat musim hujan?

 flu

Menurut dr Sucahyo Adi Nugroho dari RSPI Sulianti Saroso karena kondisi tanah ataupun lingkungan saat musim hujan, cenderung basah. Hal inilah menjadi tempat terbaik mikroorganisme berkembang biak

"Kondisi yang tanah yang basah lingkungan yang basah adanya perubahan lingkungan perubahan cuaca. Situasi ini membuat bahwa semua Mikroorganisme dapat tumbuh dengan lebih baik, berkembang biak lebih cepat, dibanding pada di luar musim hujan jadi Ya kemungkinan untuk timbulnya penyakit akan lebih mudah," kata dr Sucahyo dalam Siaran Radio Kesehatan.

Lebih lanjut, dikatakan bahwa penyakit yang menyerang pernafasan lah lebih banyak dialami. Bukan hanya influenza, tapi juga bisa diare karena adanya perubahan air tanah saat musim hujan.

 BACA JUGA:3 Pemicu Gampang Demam dan Flu ketika Cuaca Dingin, Salah Pilih Pakaian Termasuk Loh!

Perlu diketahui, Flu hampir selalu menyebabkan peningkatan suhu tubuh Anda . Ini juga dikenal sebagai demam. Sebagian besar demam terkait flu berkisar dari demam ringan sekitar 100°F (37,8°C) hingga setinggi 104°F (40°C).

Follow Berita Okezone di Google News

Kadang juga, disertai batuk kering dan terus-menerus biasa terjadi pada flu. Batuk bisa memburuk, menjadi tidak nyaman dan menyakitkan. Apabila kondisi belum membaik disarankan untuk memeriksa diri ke dokter.

"Influenza adalah virus serius menyebabkan banyak penyakit setiap tahun. Anda tidak harus muda atau memiliki sistem kekebalan yang lemah untuk sakit parah akibat flu. Orang sehat bisa sakit karena flu dan menyebarkannya ke teman dan keluarga," keterangan dalam website Healthline.

1
2