Share

Mengenal Autisme dan Delay Speech, Apakah Berbeda?

Kevi Laras, Jurnalis · Sabtu 31 Desember 2022 17:44 WIB
$detail['images_title']
Podcast Aksi Nyata Perindo (Foto: YouTube Partai Perindo)

SECARA umum anak dengan autisme dan delay speech disamakan. Padahal keduanya memiliki perbedaan, hal ini disampaikan oleh terapis wicara Alfi Wijaya Septian A.Md.O.T.

Autisme menurut Alfi bukanlah sebuah penyakit, namun ini merupakan gangguan neurologis atau saraf. Autisme bisa dilihat sehat saat usia balita atau kurang lebih 1 tahun.

Bagi anak yang mengalami autisme, juga ada hambatan terhadap kemampuan bicara. Sehingga ini dibutuhkan di bawa ke terapis atau dokter atau psikolog.

Alfi Wijaya

"Sementara autisme bukanlah penyakit, di dalam autisme itu juga ada keterbatasan berbicara itu. Bukanlah suatu penyakit tapi gangguan pada neurologis (gangguan saraf) yang mengakibatkan pada suatu perubahan perilaku, komunikasi dan interaksi sosial," ungkap Alfi yang juga Owner Klinik Autis dalam Podcast, Lebih mengenal autisme, delay speech dan cara penanganannya dalam YouTube Partai Perindo, Sabtu (31/12/2022)

Sedangkan, untuk delay speech atau keterlambatan berbicara. Menurut Alfi tanda anak dengan delay speech dapat dilihat juga saat anak masa dalam tumbuh kembang.

Contohnya, anak belum bisa memanggil orang tua dengan mama/papa. Kemudian, juga saat dipanggil anak tidak mendengarkan atau masa bodoh.

"Delay speech dan autisme itu dua kondisi yang berbeda artinya, delay speech adalah keterlambatan berbicara. saat usia 1 tahun sudah seharusnya bubling seperti mengucapkan mamamam atau paappaa dan merespon saat dipanggil," kata Alfi menambahkan

Sehingga, melihat penjelasan di atas bahwa autisme dan delay speech merupakan kondisi yang berbeda. Sekadar informasi, melansir dari WebMD autisme juga disebut gangguan spektrum autisme (ASD). Kondisi rumit yang mencakup masalah komunikasi dan perilaku.

Follow Berita Okezone di Google News

(hel)