Share

Kemenkes Minta Masyarakat Tak Perlu Khawatir, Ini Cara Hadapi Varian Baru BN.1

Kevi Laras, Jurnalis · Sabtu 10 Desember 2022 13:00 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi Covid-19. (foto: Istimewa)

VARIAN baru BN.1 telah terdeteksi di Indonesia sejak September 2022, tentu memicu rasa khawatir siapapun. Mengingat telah banyak varian baru bermunculan, seperti XBB dan mampu mendominasi, bahkan memicu kenaikan kasus di tengah pandemi Covid-19.

Ahli epidemiologi UI dr Pandu Riono mengimbau agar masyarakat tidak perlu khawatir dengan varian baru BN.1. Menurutnya BN.1 bisa dilawan dengan sistem kekebalan tubuh (imunitas) yang kuat, didapatkan dari vaksinasi booster Covid-19.

 update covid BN.1

"Jangan khawatir, kita berharap tingkat imunitas yang perlu dipertahankan dengan peningkatan vaksinaai booster," ujar dr Pandu kepada MNC Portal, Jumat (9/12/2022)

Masyarakat pun bisa mendapatkan vaksin booster tersebut di sentra -sentra ataupun Puskesmas dan Rumah Sakit. Terlebih mereka yang kelompok rentan seperti lanjut usia (lansia), sudah bisa melakukan booster 2 (dosis keempat) untuk perlindungan yang lebih.

"Prioritas tetap booster 1 untuk semua, booster 2 untuk lansia," jelas dr Pandu

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan bahwa varian BN.1 merupakan turunan dari varian Omicron atau garis keturunan dari BA.2.75. Pertama kali dilaporkan pada Juli 2022 oleh India.

Follow Berita Okezone di Google News

Sementara itu, kehadiran BN.1 sudah hadir di berbagai negara, seperti Amerika Serikat, Inggris, Australia, Austria dan India, tambahan Indonesia. Dikatakan mampu menghindari sistem kekebalan manusia (immunity escape).

Namun menurut dr Pandu, varian BN.1 masih bisa dikendalikan oleh sistem imunitas. Meskipun, diketahui varian Omicron lebih mudah menular, dibandingkan varian lainnya.

"Ya mudah menular dan immune escape, tapi sistem imunitas masih bisa mengenali dan mengatasinya," ucap dr Pandu

1
2