Share

Nekat Menato Bola Mata, Wanita Ini Alami Kebutaan

Pradita Ananda, Jurnalis · Jum'at 09 Desember 2022 17:41 WIB
$detail['images_title']
Anaya Peterson, (Foto: Instagram @inkedup_britishjamaican)

SEORANG wanita berusia 32 tahun dari Belfast, Irlandia mengalami kebutaan, kehilangan daya penglihatannya akibat tato.

Ya, pasalnya tato yang ia buat adalah di kedua bola matanya dengan masing-masing warna biru dan ungu. Anaya Peterson, dilansir dari Oddity Central, Jumat (9/12/2022) dilaporkan buta selama tiga minggu setelah nekat menato putih bola matanya dengan warna biru cerah dan ungu.

Ibu lima anak itu pertama kali memutuskan untuk menato bola matanya sendiri pada tahun 2020, meski sempat dilarang oleh sang putri. Pertama kali yang ia tato adalah mata bagian kanan pada Juli 2020, meski setelah itu ia mengalami sakit kepala dan mata kering selama proses penyembuhan, tapi Anaya tetap nekat ingin menato mata sebelah kirinya juga.

Hanya berselang lima bulan kemudian, Anaya pun tancap gas menato mata kirinya. Awalnya, semua berjalan lancar dan tanpa komplikasi. Sampai akhirnya pada Agustus 2021, mahasiswa hukum Irlandia itu terbangun dengan kelopak mata bengkak dan memar.

 BACA JUGA:Harus Minum Obat Hipertensi Setiap Hari, Amankah untuk Ginjal?

BACA JUGA:Minum Obat Saat Sakit Kepala Tapi Takut Kecanduan, Harus Bagaimana?

Follow Berita Okezone di Google News

Melihat pembengkakan matanya semakin parah dari hari ke hari, Anaya lalu memeriksakan diri ke rumah sakit, ia kemudian dirawat dan diberi obat melalui infus selama tiga hari. Selama di rumah sakit, Anaya juga melakoni pemeriksaan biopsi, mengambil dari salah satu bola matanya.

“Saya pada dasarnya hampir buta, dari kejauhan, sudah tidak bisa melihat ciri-ciri di wajah. Jika bola mata saya tidak ditato, saya tidak akan mengalami masalah ini,” ungkap Anaya.

Demi menyelamatkan penglihatannya, wanita satu ini akhirnya harus menjalani operasi mata. Meski pun masalah peradangannya akhirnya teratasi, cat tato di bola matanya disebutkan lebih lanjut sudah terlanjur berdampak serius pada penglihatan dan kesehatan matanya secara umum.

Dari keterangan dokter yang memeriksa Anaya, sang dokter menyebutkan perempuan itu berisiko tinggi terkena glaukoma dan Anaya sendiri mengakui kalau sekarang ini penglihatannya telah memburuk secara drastis.

1
2