Share

Jelang Libur Nataru, Kemenkes Tegaskan Syarat Perjalanan Tetap Wajib Vaksin Booster

Kevi Laras, Jurnalis · Kamis 08 Desember 2022 18:46 WIB
$detail['images_title']
Pandemi Covid-19, (Foto: Reuters/ Issei Kato)

MOMEN liburan perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) sudah di depan mata. Periode ini, aktivitas dan mobilitas masyarakat secara umum akan mengalami peningkatan. Salah satunya perjalanan baik di dalam negeri atau pun ke luar negeri.

Namun di satu sisi, cakupan vaksin booster Covid-19 dosis pertama (suntikan ketiga) masih rendah karena baru mencakup 28 persen secara nasional. Padahal dengan peningkatan aktivitas masyarakat, masyarakat membutuhkan perlindungan lebih, untuk terhindar dari risiko keparahan infeksi Covid-19.

Terlebih saat ini sudah terdeteksi ada 20 kasus dari varian terbaru, BN.1, sub varian dari Omicron di Indonesia. 

Kementerian Kesehatan RI, seperti diungkap Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes dr Siti Nadia Tarmizi, M.Epid, maka dari itu menegaskan bahwa syarat perjalanan, baik dalam mau pun luar negeri tak ada perubahan karena setiap orang masih wajib sudah vaksin booster pertama (dosis 3).

"Kalau untuk syarat perjalanan kan masih berlaku booster, “ ujar dr. Nadia saat ditemui awak media Gedung Kementerian Kesehatan, Jakarta, Kamis (8/12/2022).

Lantas bagaimana dengan aktvitas kunjungan ke tempat keramaian atau tempat perbelanjaan seperti mall, restoran, dan semacamnya?

Follow Berita Okezone di Google News

“Kalau untuk masuk mall sampai saat ini yang penting vaksinasi (primer) lengkap. Kita masih lihat ekskalasinya, pak Menteri Kesehatan kan mau serologi survei juga di akhir tahun atau awal tahun," pungkasnya. 

Sejauh ini, data Kemenkes mencatat untuk cakupan vaksinasi booste Covid-19 baru sebesar 28.32 persen booster kedua (vaksin Covid-19 dosis keempat) yang baru dimulai untuk tenaga kesehatan dan kelompok lansia di capaian 3,88 persen.

Meskipun laju vaksinasi sempat mengalami penurunan pada bulan sebelumnya, perlahan baru-baru ini angka sudah mulai bergerak naik kembali. Kemenkes berharap vaksin Covid-19 dosis ketiga dan keempat akan semakin meningkat untuk mencapai cakupan yang dicapai WHO yakni 70 persen jumlah penduduk atau di atas 50 persen untuk vaksinasi booster.

 BACA JUGA:Kemenkes Sebut Sudah 20 Kasus Varian BN.1 di Indonesia, Ini Peta Sebarannya

BACA JUGA:Ditemukan Varian Baru Omicron BN.1, Kemenkes: Sedang Kami Monitoring

1
2