Share

Berkaca dari Ledakan Bom Polsek Astana Anyar Bandung, Ini 7 Cara Pertolongan Pertama Luka Bakar

Pradita Ananda, Jurnalis · Rabu 07 Desember 2022 11:22 WIB
$detail['images_title']
ilustrasi luka bakar, (Foto: Freepik)

LEDAKAN diduga akibat bom bunuh diri terjadi di Mapolsek Astana Anyar, Kota Bandung, Rabu 7 Desember 2022 pagi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, diduga ledakan akibat bom bunuh diri tersebut meledak saat anggota Polsek Astana Anyar sedang melaksanakan apel pagi pukul 08.15 WIB. Ledakan bom yang terjadi saat suasana ramai tersebut, akhirnya mengakibatkan setidaknya 8 orang petugas menjadi korban luka dan dikabarkan  seorang polisi meninggal dunia.

Berkaca dari kejadian ledakan bom di Polsek Astana Anyar Bandung, sebaiknya kita memang tahu dan memahami cara penanganan pertama yang bisa dilakukan jika melihat korban yang mengalami luka bakar, atau justru mengalami sendiri luka bakar tersebut.

Bagaimana teknik pertolongan pertama di rumah pada diri sendiri atau orang lain yang mengalami luka bakar? Berikut paparannya, seperti dilansir dari laman resmi National Health Service UK, Rabu (7/12/2022).

1. Hentikan proses pembakaran: Pertama, proses pembakaran yang terjadi harus distop secepat mungkin. Caranya bisa dengan mengeluarkan orang atau korban dari area tersebut, menyiram api dengan air, atau menutupi api dengan selimut. Ingat, tapi jangan membuat diri bahaya dan ber risiko terbakar juga.

2. Lepaskan semua pakaian atau perhiasan di dekat area kulit yang terbakar, termasuk popok bayi. Namun, jangan mencoba menghilangkan apapun yang menempel pada kulit yang terbakar, karena bisa menyebabkan lebih banyak kerusakan.

Follow Berita Okezone di Google News

3. Dinginkan luka: Dinginkan luka pakai air dingin atau suam-suam kuku selama 20 menit sesegera mungkin setelah cedera. Jangan pernah menggunakan es batu, air es batu, atau krim apa pun atau zat berminyak seperti mentega.

4. Buat tubuh tetap hangat: Pakai selimut atau pakaian berlapis, tapi jangan diletakan di area yang cedera. Menjaga kehangatan akan mencegah hipotermia, di mana suhu tubuh seseorang turun di bawah 35 Celcius (95F), yang mana berisiko jika kita mendinginkan area yang terbakar luas, terutama pada anak kecil dan orang lanjut usia.

5. Tutup luka: Tutupi luka bakar dengan cling film atau cling wrap yang biasa digunakan untuk menutup makanan, taru cling film ini atas luka bakar, bukan dibungkus rapat ya! Selain itu, bisa juga pakai kantung plastik bening yang bersih.

6. Beri obat: Obati rasa sakit akibat luka bakar dengan parasetamol atau ibuprofen, tapi periksa dan baca seksama dulu petunjuk pemakaiannya. Patut diingat, untuk anak-anak di bawah usia 16 tahun tidak boleh diberikan aspirin.

7. Angkat bagian yang luka: Angkat area luka bakar, jika memang bisa. Tujuannya ini akan membantu mengurangi pembengkakan.

1
2