Share

Buang Air Besar Berdarah, Coba Atasi dengan 5 Cara Ini!

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis · Rabu 07 Desember 2022 16:29 WIB
$detail['images_title']
Buang air besar berdarah (Foto: Pixabay)

SUSAH Buang Air Besar (BAB) hingga berdarah biasa dialami oleh mereka yang memiliki wasir internal, kanker usus besar, radang usus, atau polip pada remaja. Namun tidak menutup kemungkinan BAB berdarah karena kurangnya serat dalam makanan yang dikonsumsi.

Memakan makanan penuh serat sangat penting dilakukan untuk mencegah terjadinya gangguan pencernaan. Seperti BAB berdarah atau yang dikenal sebagai hematochezia. Ini terjadi saat darah mengalir lewat anus yang bercampur dengan kotoran.

Meski dapat ditanggulangi dengan obat-obatan, namun akan lebih baik jika diatasi dahulu dengan resep alami rumahan.

 minum air putih

1. Memperbanyak minum air putih

Minum air putih yang cukup dapat mengendurkan tinja dan membuatnya mudah untuk keluar. Darah dalam tinja disebabkan oleh wasir atau fistula anus. Jika kekurangan air dalam tubuh, maka dapat mengeraskan tinja. Oleh karena itu, karena tekanan selama buang air besar, tinja yang keras menyebabkan mikro-air di kulit dekat anus atau di lapisan usus yang menyebabkan pendarahan. Oleh karena itu, minumlah air sekitar 2,5 hingga 3 liter air sehari.

2. Mengoleskan madu

Jika penyebab pendarahan adalah infeksi atau kondisi lain yang menyebabkan gatal dan luka pada dubur, madu dapat membantu meredakan gejala-gejala ini. Karena madu adalah obat alami untuk luka dan memiliki efek antibakteri. Jadi, madu dapat membantu mengurangi rasa sakit, gatal, serta pendarahan dubur.

 BACA JUGA: Waspadai, Ini Beda BAB Berdarah Akibat Wasir dengan Kanker Usus Besar

3. Mengoleskan lidah buaya

Lidah buaya dapat membantu mengurangi rasa sakit, gatal, saraf radang, dan infeksi pada dubur. Gel lidah buaya dianggap sebagai pengobatan sementara terbaik untuk pendarahan dubur. Karena lidah buaya sendiri adalah pencahar alami yang dapat mengendurkan tinja dan meningkatkan pencernaan. Minum jus lidah buaya dalam jumlah yang cukup setiap hari. Kamu juga bisa mengekstrak gel lidah buaya dari daunnya dan mengoleskannya.

Follow Berita Okezone di Google News

4. Konsumsi gooseberry India

Amla atau gooseberry India adalah tanaman Ayurvedic yang penting dengan banyak manfaat terapi. Ini mengandung jumlah serat yang tinggi dan dapat meningkatkan pergerakan usus. Dalam sebuah penelitian, telah menunjukkan penurunan yang signifikan dalam perdarahan rektum, rasa sakit saat buang air besar dan pewarnaan. Konsumsilah Amla segar berukuran sedang setiap hari, setidaknya selama dua kali seminggu.

5. Mandi dengan garam epsom

Garam Epsom (magnesium sulfat) telah digunakan sejak berabad-abad untuk berbagai penyakit. Ini dapat membantu memberikan bantuan sementara dari radang dan rasa sakit. Garam epsom juga merupakan pencahar yang mengendurkan tinja dan meningkatkan pergerakan usus. Kamu bisa memakainya dengan cara mengisi air hangat di bak mandi, lalu tambahkan sekitar secangkir garam epsom dan rendam di bagian dubur selama sekitar 10-20 menit.

1
2