Share

Benarkah Banyak Mikir Bisa Bikin Rambut Cepat Ubanan?

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis · Rabu 07 Desember 2022 15:24 WIB
$detail['images_title']
Muncul banyak uban (Foto: Pinterest)

BANYAK orang menganggap banyak mikir bisa bikin rambut cepat ubanan? Namun sebenarnya, warna rambut juga berubah seiring bertambahnya usia.

Tapi rambut putih bisa muncul hampir setiap saat dalam hidup. Bahkan remaja dan orang berusia 20-an mungkin sudah mengalami ubanan. Hal ini membuat sebagian berasumsi, rambut uban yang tubuh cepat disebabkan oleh kebanyakan mikir.

 uban

Namun penyebab rambut cepat ubanan dikaitkan dengan kebanyakan mikir ini tidak sepenuhnya benar.

Sebab tubuh manusia memiliki jutaan folikel rambut atau kantung kecil yang melapisi kulit. Folikel menghasilkan sel rambut dan warna atau pigmen yang mengandung melanin. Seiring waktu, folikel rambut kehilangan sel pigmen, menghasilkan warna putih.

Kekurangan vitamin B-6, B-12, biotin, vitamin D, atau vitamin E dapat menyebabkan uban prematur.

Satu laporan tahun 2015 dalam jurnal Development mencatat berbagai studi kekurangan vitamin D-3, vitamin B-12, dan tembaga serta kaitannya dengan rambut beruban. Ditemukan kekurangan nutrisi mempengaruhi pigmentasi, menunjukkan warna dapat kembali dengan suplementasi vitamin.

Selain itu tubuh uban cepat pada rambut seseorang sebagian besar terkait dengan genetika, menurut laporan tahun 2013 di Indian Journal of Dermatology, Venereology and Leprology.

 BACA JUGA:Kenali Trikotilomania, Gangguan Mental Suka Mencabut Bulu Rambut hingga Area Genital!

Ras dan etnis juga berperan. Uban prematur pada orang kulit putih dapat dimulai sejak usia 20 tahun, sementara seseorang dapat berusia 25 tahun di antara orang Asia, dan 30 tahun pada populasi Afrika-Amerika, menurut penelitian tahun 2013 yang sama.

Follow Berita Okezone di Google News

Sementara beruban sebagian besar bersifat genetik, stres oksidatif dalam tubuh dapat berperan ketika proses tersebut terjadi sebelum waktunya.

Stres oksidatif menyebabkan ketidakseimbangan ketika antioksidan tidak cukup untuk menangkal efek merusak dari radikal bebas. Radikal bebas adalah molekul tidak stabil yang merusak sel, berkontribusi terhadap penuaan dan penyakit.

Terlalu banyak stres oksidatif dapat meningkatkan perkembangan penyakit, termasuk vitiligo kondisi pigmen kulit. Vitiligo juga dapat memutihkan rambut karena kematian sel melanin atau hilangnya fungsi sel.

1
2