Share

Penuhi Kebutuhan Tenaga Kesehatan, Kemenkes Siapkan 420 RS Pendidikan di Seluruh Indonesia

Kevi Laras, Jurnalis · Selasa 06 Desember 2022 16:13 WIB
$detail['images_title']
Dokter sangat dibutuhkan (Foto: US news)

KEBUTUHAN Indonesia akan tenaga kesehatan (nakes) yaitu dokter spesialis cukup tinggi. Wakil Menteri Kesehatan Prof Dante Saksono Harbuwono mengatakan, pihaknya akan mengupayakan akselerasi, dengan menambah kuota dan jumlah prodi di fakultas kedokteran.

Lebih lanjut, pihaknya juga melakukan program pengampuan RS pendidikan terhadap RS lainnya. Skema ini disebut Academic-Based Health System (AHS), yang mana RS didorong tidak hanya berperan dalam memberikan pelayanan kesehatan, tetapi juga dalam bidang pendidikan dan penelitian.

 dokter

“Nantinya akan kita bentuk sistem RS online untuk meningkatkan sistem integrasi dan interoperabilitas antarrumah sakit, sehingga RS Pendidikan yang sudah ada bisa mengampu RS lainnya,” ujar Wamenkes Prof Dante dalam Sehat Negeriku laman Kemenkes, dikutip Selasa (6/12/2022).

Program AHS sendiri, sudah dilaksanakan sejak 2010 oleh Universitas Indonesia. Kala itu, fakultas kedokteran UI diintegrasikan dengan RSUPN Cipto Mangunkusumo, untuk memberikan layanan kesehatan, juga meningkatkan produksi nakes yang berkualitas dan bermutu.

 BACA JUGA:Dokter Reisa Imbau Masyarakat Tak Perlu Ragukan Manfaat Vaksin Booster

Sejak saat itu, program AHS terus diperluas, mencakup 6 fakultas kedokteran diantaranya Universitas Sumatera Utara (USU), Universitas Indonesia (UI), Universitas Padjadjaran (UNPAD), Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Airlangga (UNAIR), dan Universitas Hasanuddin (UNHAS).

Follow Berita Okezone di Google News

Hasilnya, jumlah RS Pendidikan meningkat hingga 210 RS di seluruh di Indonesia, terdiri dari 82 unit RSP Utama, 13 RSGM, 28 RS Afiliasi, dan 87 RS Satelit.

Namun jumlah yang ada akan ditingkatkan, katanya. Sebab, masih ada sekitar 210 RS yang berpotensi untuk dijadikan RS Pendidikan.

"Totalnya nanti akan ada 420 RS Pendidikan yang tersebar di seluruh Indonesia, harapannya ini mampu memberikan layanan kesehatan yang memadai, sekaligus bisa menghasilkan tenaga kesehatan yang berkualitas dan bermutu,” jelas Wamenkes Dante.

1
2