Share

Hari Disabilitas Internasional 2022, Ini Pesan dari Kemenkes

Kevi Laras, Jurnalis · Minggu 04 Desember 2022 13:05 WIB
$detail['images_title']
Hari Disabilitas Internasional 2022 (Foto: Gyaniadda)

HARI Disabilitas Internasional jatuh setiap 3 Desember, sebuah momen untuk mengingatkan semua kalangan terhadap mereka yang memiliki keterbatasan fisik, mental, intelektual atau sensorik dalam jangka waktu lama.

Istilah disabilitas sendiri, berasal dari bahasa inggris yaitu different ability yang artinya manusia memiliki kemampuan berbeda. Mungkin banyak dari kita belum memahami baik apa itu disabilitas dan ada berapa macam, berikut ulasannya dirangkum dari berbagai sumber.

hari disabilitas internasional

Menurut Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1997 tentang Penyandang Cacat, Penyandang Disabilitas dikategorikan menjadi tiga jenis, antara lain;

1. Cacat fisik, kondisi kecacatan yang mengakibatkan gangguan pada fungsi tubuh, antara lain gerak tubuh, penglihatan, pendengaran, dan kemampuan berbicara.

2. Cacat mental, kondisi kelainan mental dan atau tingkah laku, baik cacat bawaan maupun akibat dari penyakit, antara lain: a) retardasi mental, b) gangguan psikiatrik fungsional, c) alkoholisme, d) gangguan mental organik dan epilepsi.

3. Cacat Ganda, itu istilah untuk mereka yang juga mengalami cacat fisik dan mental. Apabila yang cacat adalah keduanya maka akan sangat mengganggu penyandangnya (Disabilitas).

Sehubungan dengan ini, banyak orang mungkin tak tahu bagaimana cara berkomunikasi dengan mereka?. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengatakan tetaplah berkomunikasi dengan baik pada mereka yang disabilitas.

"Berinteraksi dengan Penyandang Disabilitas tidak perlu bersikap khusus, yang terpenting adalah kewajaran, ketulusan, dan pengertian, jangan merendahkan orang," keterangan dalam situs Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) laman resmi Kementerian Kesehatan

Kendatinya, Kemenkes mengimbau agar masyarakat bisa bicara dan bersikap kepada kaum disabilitas secara baik dan sopan. Tujuannya ialah untuk saling menghargai sesama manusia.

"Hargai Orang yang memiliki keterbatasan selayaknya Anda ingin diperlakukan oleh orang lain. Lihatlah orang lain sebagai manusia, bukan manusia dengan kedisabilitasannya. Berfokuslah pada kepribadiannya," jelas Kemenkes

Follow Berita Okezone di Google News

(hel)