Share

Benarkkah Sunat Bisa Cegah Penularan HIV/AIDS?

Pradita Ananda, Jurnalis · Senin 05 Desember 2022 07:00 WIB
$detail['images_title']
cegah penularan HIV/AIDS, (Foto: Freepik)

HIV/AIDS masih jadi salah satu krisis kesehatan besar di dunia, termasuk di Indonesia. Sejauh ini, belum ada pengobatan yang bisa benar-benar mengobati pengidap HIV/ AIDS untuk benar-benar sembuh dan hidup terbebas dari HIV/AIDS.

Selain mengobati pengidap HIV/AIDS dengan obat terapi ARV, yang bisa dilakukan untuk menekan laju penularan adalah dengan melakukan pencegahan, dan melakukan sunat (sirkumsisi) disebut-sebut bisa jadi cara mencegah penularan HIV/AIDS. Benarkah demikian?

Dijelaskan ahli kesehatan, Profesor Zubairi Djoerban, selama ini secara medis memang sudah banyak penelitian yang membuktikan bahwasanya sunat bisa mencegah penularan HIV/AIDS dan melakukan sunat agar tak tertular HIV/AIDS bukan jadi hal baru.

“Banyak penelitian buktikan itu, dan bukan hal baru. Salah satunya Project Horizons dari Population Council. Mereka menyimpulkan pria yang tidak disunat punya risiko terinfeksi HIV dua kali lebih besar dari pada pria yang disunat,” kata Prof. Zubairi, melalui akun Twitter resminya @ProfesorZubairi.

Lantas apakah banyaknya penelitian itu valid adanya? Peneliti dan Konsultan Hematologi-Onkologi tersebut menjelaskan lebih lanjut, bahwasanya di beberapa negara justru sunat adalah cara utama untuk mencegah penularan HIV, bahkan ini banyak dilakukan di negeri Paman Sam, Amerika Serikat.

Follow Berita Okezone di Google News

“ Bahkan sunat dilakukan di Amerika pada 80 persen anak laki-laki. Sunat itu juga menurunkan risiko infeksi saluran air kemih, kanker penis, dan risiko kanker leher rahim pada pasangan,” jelasnya.

Meski memang risiko untuk menularkan HIV walau sudah sunat dan ditambah konsumsi ARV (untuk pengidap HIV), tidak akan hilang sepenuhnya. Maka dari itu, Prof Zubairi menyarankan untuk selalu tetap memakai alat pengaman saat berhubungan seksual.

“Tetap masih ada (risikonya), saya tetap menganjurkan untuk selalu memakai kondom. Namun, jika mau punya anak, harus menyiapkan dengan baik dan rencana yang matang,” pungkas Prof Zubairi.

 BACA JUGA:Calon Ibu Pengidap HIV Bisa Cegah Penularan ke Anak? Ahli Kesehatan: Bisa, Asal.

BACA JUGA:Benarkah Penularan Cacar Monyet Karena Seks Sesama Jenis?

1
2