Share

Kasus Positif di Jawa-Bali Lebih dari 90 Persen, Kemenkes Terus Genjot Vaksinasi Covid-19

Kevi Laras, Jurnalis · Sabtu 03 Desember 2022 16:00 WIB
$detail['images_title']
Pandemi Covid-19, (Foto: Reuters)

KASUS Covid-19 di Indonesia diprediksi akan mengalami puncak kenaikan pada Desember ini. Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) mengungkapkan, dari pemantauan kasus positif harian, kasus Covid-19 saat ini terlihat dominan di pulau Jawa dan Bali.

Data ini diungkap langsung oleh Juru Bicara Kemenkes RI, dr. Muhammad Syahril. Ia memaparkan, dominasi kasus positif Covid-19 di Jawa-Bali ini mencapai lebih dari 90 persen.

"Tren kasus harian pada 27 November 2022 didominasi di Pulau Jawa dan Bali, dengan proporsi kasus mencapai 90,63 persen,” ujar dr. Syahril dalam Konferensi Pers Update Covid-19, dikutip Sabtu (3/12/2022)

“Sementara proporsi kasus di luar pulau Jawa dan Bali sebesar 9,3 persen," tambahnya.

Sehubungan dengan ini, dilaporkan sebanyak 2.449 pasien meninggal dunia pada periode 4 Oktober sampai 21 November 2022 yang mana sekitar 82 persen di antaranya belum mendapatkan vaksin booster Covid-19.

(Foto: Kemenkes RI) 

Maka dari itu, Kemenkes meminta bantuan semua elemen masyarakat mau bekerja bersama untuk mempercepat Indonesia mencapai akhir pandemi, salah satunya dengan kebut vaksinasi agar cakupan vaksinasi semakin meningkat. 

“Upaya vaksinasi menjadi bagian upaya atau strategi kita dalam mencapai atau menuju berakhirnya pandemi Covid-19,” tegasnya.

Follow Berita Okezone di Google News

Sebagai informasi, terkait cakupan vaksinasi Covid-19, sampai saat ini Kemenkes mencatat sudah lebih dari 442 juta vaksin Covid-19 yang disuntikkan kepada masyarakat indonesia. Dengan rincian untuk vaksinasi pertama, lebih dari 203 juta atau 86.51 persen, lebih dari 173 juta penduduk atau 73 persen yang sudah mendapatkan dosis lengkap.

Sementara untuk capaian vaksinasi dosis lanjutan ketiga atau booster dosis pertama sebesar 28,32 persen sementara total booster kedua yang sejauh ini baru ditujukan untuk tenaga kesehatan dan lansia, sebesar 3,88 persen.

Meski laju vaksinasi sempat mengalami penurunan pada bulan sebelumnya, sejak pertengahan November 2022, untungnya angka mulai bergerak naik. Peningkatan yang sama diharapkan juga untuk cakupan vaksinasi ketiga dan keempat (booster 1 dan booster 2) untuk mencapai target cakupan yang dari WHO yakni 70 persen atau setidaknya di atas 50 persen.

 BACA JUGA:Kemenkes: 2027 Ditargetkan Semua Provinsi Bisa Bedah Jantung Terbuka dan Pasang Ring

BACA JUGA:Liburan Nataru Ciptakan Kerumunan, Kemenkes Minta Masyarakat Tetap Prokes dan Vaksin Covid-19!

1
2