Share

Tips Minim Cedera ketika Berolahraga Tenis, Langsung dari Dokter Ahli!

Wiwie Heriyani, Jurnalis · Sabtu 03 Desember 2022 07:00 WIB
$detail['images_title']
Enzy Storia berolahraga tenis, (Foto: Instagram @enzystoria)

TENIS belakangan ini tengah menjadi tren di kalangan para selebriti Tanah Air. Mulai dari Pevita Pearce, Gading Marteen, Anya Geraldine, Wulan Guritno, Raffi Ahmad, Nagita Slavina, dan beberapa artis lainnya semuanya mendadak ramai rajin latihan tenis.

Sedang diganderungi banyak orang, mungkin Anda yang termasuk tengah mulai mencoba-coba olahraga satu ini.

Nah, mengingat tenis adalah olahraga seluruh tubuh dari atas kepala hingga ujung kaki semua diajak bergerak aktif. Penting untuk mengetahui trik bermain tenis dengan tepat agar tak cedera saat berolahraga.

Disankan dokter spesialis bedah ortopedi konsultan shoulder & elbow RS Pondok Indah, Bintaro Jaya, dr. Erica Kholinne, Sp. OT (K), Ph.D memberi imbauan agar minim cedera, yang pertama adalah wajib melakukan pemanasan.

“Lakukan pemanasan terlebih dahulu, sebelum melakukan olahraga dan mengikuti semua petunjuk agar terhindar dari resiko cedera atau penyakit tennis elbow,” ujar dr. Erica, saat diwawancara di kawasan Pakubowono, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Tips selanjutnya, para pemula di olahraga tenis ini semestinya harus memahami teknik bermain. Dalam hal ini, perlu ada pendamping untuk memberi arahan teknik bermain, sebelum benar-benar menguasai permaianan secara keseluruhan. Sebab, tenis dinilai dr. Erica masuk jenis olahraga yang high intensity.

“Jadi cederanya tinggi menurut saya kalau tenis itu, dan tenis itu cederanya mencakup engkel, knee, hip, shoulder sama elbow. Jadi hampir semua,masalahnya adalah saat dia tidak tahu bermain tenis yang benar,” tambah dr. Erica.

Follow Berita Okezone di Google News

Dokter Erica menjelaskan, trik paling simpel untuk para pemula memang sebaiknya berolahraga tenis dengan didampingi sama yang sudah pernah sebelumnya.

“Karena tidak semua orang kan bisa mendapatkan akses ke pelatih, tapi idealnya memang pakai pelatih. Paling gampang adalah orang yang sudah pernah main tenis atau terbiasa main tenis. Jadi bisa memberikan tips lah paling tidak,” lanjutnya.

Selain itu, dr. Erica mengingatkan para pemain tenis pemula tidak menyepelekan jenis cedera ringan yang kerap terjadi pasca berolahraga, contohnya Tennis Elbow. Cedera yang disebabkan karena adanya peradangan pada otot dan tendon di area siku. Cedera jenis ini, memang lumrah karena ada gerakan yang dilakukan di laur kebiasaan, dan terjadi akibat pergerakan berulang-ulang pada siku tangan.

 BACA JUGA:6 Gejala Polio Perlu Diwaspadai, Jangan Sampai Anak Jadi Lumpuh!

BACA JUGA:Kekurangan Asam Folat pada Ibu Hamil Bisa Bikin Komplikasi, Sadari Gejalanya!

Jika setelah bermain tenis, ada rasa nyeri yang muncul di bagian tangan, diungkap dr. Erica untuk jangan didiamkan, karena harus segera diobati. Jika dibiarkan bisa berkembang jadi kondisi lebih buruk, dan menuntut perawatan lebih lanjut dari dokter.

dr. Erica juga menjelaskan, umumnya, pemain tenis pemula yang mengalami tennis elbow akan mengalami beberapa gejala seperti rasa nyeri pada siku luar yang menjalar hingga ke lengan bawah dan pergelangan tangan.

Selain itu, rasa nyeri yang timbul akan mereda dan muncul secara tiba-tiba ketika sedang melakukan aktivitas berat. Gejala yang dirasakan semakin bertambah seiring dengan waktu. Ketika gejala awal penderita merasakan nyeri, tahap selanjutnya kondisi nyeri bisa semakin parah.

“Penyakit tennis elbow jarang menyebabkan komplikasi dengan penyakit lainnya, tapi jika tidak segera ditangani akan mengganggu aktivitas penderita,” pungkas dr. Erica

1
3