Share

Obat Fentanil Kembali Makan Korban, Tewaskan Balita 21 Bulan

Wiwie Heriyani, Jurnalis · Jum'at 02 Desember 2022 10:17 WIB
$detail['images_title']
Obat Fetanyl (Foto: Huffington Post)

KASUS penyalahgunaan obat fentanil memang tengah menyerang Los Angeles, Amerika Serikat. Sudah banyak korban berjatuhan dikarena obat opioid kuat yang digunakan sebagai analgesik dan obat bius jika diberikan bersamaan dengan obat lain.

fentanil kembali menelan korban jiwa. Kali ini, seorang anak balita berusia 21 bulan meninggal karena diduga telah menelan obat yang sebelumnya juga telah menewaskan ribuan tunawisma di Los Angeles tersebut.

Anak tersebut meninggal setelah petugas mendapatkan telepon terkait laporan seorang anak yang tidak sadarkan diri, dan kemudian menemukannya tergeletak tak berdaya di sebuah rumah di Florissant, Amerika Serikat, pada 11 November 2022 lalu.

Berdasarkan hasil skrining obat di rumah sakit setempat, petugas medis menemukan fentanil dalam sistem pencernaannya, sehingga hal ini makin menguatkan dugaan penyebab kematian balita malang tersebut.

Fentalini

Pihak kepolisian dari St. Louis County mengumumkan bahwa dua orang dewasa atas nama Amanda Tufts (35) dan James Collins (25) dari Florissant, telah didakwa atas kematian balita bernama Lilinna Leak itu.

Mereka didakwa dengan dua dakwaan masing-masing karena membahayakan kesejahteraan seorang anak. Mereka ditahan tanpa jaminan. Meski begitu, seorang juru bicara polisi tidak memiliki informasi tentang hubungan antara pasangan itu dan anak tersebut.

Detektif setempat menemukan sejumlah besar perlengkapan obat-obatan, residu bubuk, kapsul, dan senjata api di rumah tersebut. Kedua terdakwa juga mengakui bahwa mereka mengetahui anak tersebut menelan fentanil dan tidak mencari pertolongan medis untuknya.

Selain balita yang ditemukan telah tewas karena menelan fentanil, pihak kepolisian setempat menemukan satu balita lain di rumah tersebut, namun setelah dievaluasi, balita tersebut dipastikan dalam keadaan sehat.

Follow Berita Okezone di Google News

(mrt)