Share

6 Prioritas Menkes Benahi Pelayanan Kesehatan Indonesia Pasca-Pandemi

Kevi Laras, Jurnalis · Jum'at 02 Desember 2022 10:07 WIB
$detail['images_title']
Menkes Budi Gunadi Sadikin. (Foto: Setkab)

KEMENTERIAN Kesehatan memang terus berupaya untuk memperbaiki layanan kesehatan di Indonesia. Apalagi, selama pandemi ini memperlihatkan kualitas layanan kesehatan Indonesia yang belum baik dan merata.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan ada 6 prioritas Kementerian Kesehatan untuk layanan kesehatan di Indonesia. Prioritas ini pun bukan lagi untuk penanganan pandemi, tapi ke peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.

"Fokusnya adalah pelayanan primer nomor satu. Jadi kita akan melakukan alokasi anggaran yang cukup untuk revitalisasi puskesmas, posyandu, kemudian program-program yang sifatnya promotif preventif, salah satu prioritas kita, menjaga agar masyarakat kita tetap sehat, bukan mengobati orang sakit," ujar Menteri Kesehatan Budi dalam Website Presiden RI.

Berikut ke-enam fokus atau prioritas kementerian kesehatan dalam pelayanan kesehatan di Indonesia, antara lain:

1. Pelayanan primer, Kemenkes akan mengalokasikan anggaran cukup untuk revitalisasi fasilitas kesehatan (Puskesmas, Posyandu).

2. Restrukturisasi rumah sakit di seluruh Indonesia, Tujuannya sama untuk meningkatkan layanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya bagi penyakit-penyakit yang menyebabkan kematian dan biaya paling tinggi seperti jantung, stroke, dan kanker.

3. Membangun industri kesehatan. Untuk itu, Kementerian Kesehatan akan bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian.

4. Mengembangkan kecukupan sumber daya manusia kesehatan. Terkait hal tersebut, Kementerian Kesehatan akan bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi serta Kementerian Agama untuk memastikan kecukupan dokter-dokter spesialis.

5. Memperbaiki sistem pebiayaan kesehatan. Menurut Budi setelah dua tahun dilanda Covid-19. Kini mulai pulih, masyarakat mulai memeriksakan penyakit lainnya.

"Itu sekarang yang sedang kita tata untuk memastikan pembiayaan kesehatan itu tetap bisa melayani masalah kesehatan masyarakat dengan sustainable," ungkap Budi.

6. Prioritas ke program-program kesehatan masa depan berbasis bioteknologi, information technology, artificial intelligence.

Follow Berita Okezone di Google News

(mrt)