Share

Viral Perempuan Ini Dipijat untuk Turunkan Berat Badan, Malah Berakhir di ICU

Raden Yusuf Nayamenggala, Jurnalis · Kamis 01 Desember 2022 08:11 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi pijat untuk turunkan berat badan. (foto: Times of India)

BERBAGAI cara dilakukan untuk menjaga bentuk tubuhnya tetap oke. Mulai dari olahraga, jaga pola makan, hingga diet ketat. Namun perempuan asal China ini memiliki cara lain untuk menurunkan berat badannya.

Ia melakukan pijat yang diklaim mampu menghancurkan lemak. Ia pun pergi ke Salon di Hangzhou, Zhejiang, China untuk pijat.

 Pikat untuk turunkan berat badan

Pijatan di seluruh bagian tubuhnya cukup kuat agar bisa meluruhkan lemak tersebut. Namun yang terjadi selanjutnya di luar dugaan.

Wanita asal Hangzhou, Zhejiang China itu mengalami kesakitan hebat di bagian perutnya. Namun, saat wanita itu mengatakan soal rasa sakit diperutnya, tukang pijat mengatakan bahwa itu hanya lemak yang meninggalkan tubuhnya.

Beberapa jam setelah melakukan pijat penurunan berat badan, wanita paruh baya tersebut mulai mengalami gejala seperti muntah dan diare.

Kemudian kondisi wanita tersebut pun semakin parah. Alhasil ia harus dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD). Saat dibawa ke rumah sakit, wanita itu dalam keadaan setengah koma.

Ketika mendengar bahwa wanita itu mengeluh sakit perut, sang Dokter pun langsung melakukan CT Scan perut. Hasil CT Scan itu pun mengejutkan, karena diketahui bahwa angiomyolipoma di ginjal kirinya pecah.

Follow Berita Okezone di Google News

Sebagai informasi, Angiomyolipoma ginjal adalah tumor jinak di ginjal, yang biasanya tidak memiliki gejala apapun dan tidak menimbulkan bahaya apapun.

Dokter menyimpulkan bahwa bila dilihat dari ukurannya tumor tidak akan mengganggu wanita tersebut, apabila bukan karena pijatan penurunan berat badan.

Sesi pijatan penurunan berat badan itu rupanya sangat kasar, sehingga menyebabkan pertumbuhannya pecah dan mengakibatkan pendarahan hebat.

Setelah melakukan embolisasi arteri ginjal, dokter mengoperasi wanita itu, dan mengeluarkan tumor yang berdarah dan setengah dari ginjal kirinya dalam proses tersebut, hingga membuat ginjal tidak berfungsi dengan normal.

Wanita tersebut dikabarkan masih dalam pengawasan di unit perawatan intensif pada sebuah rumah sakit di Hangzhou.

1
2