Share

China Akhirnya Longgarkan Aturan Covid-19 Pasca Demo Besar-besaran

Pradita Ananda, Jurnalis · Kamis 01 Desember 2022 14:30 WIB
$detail['images_title']
pandemi Covid-19 di China, (Foto: Reuters/Thomas Peter)

CHINA akhirnya dilaporkan mulai melonggarkan aturan pelarangan terkait Covid-19, meski jumlah kasus positif harian mendekati angka rekor tertinggi.

Pelonggaran aturan ini diketahui terjadi setelah kemarahan dan protes masyarakat China, yang sudah jenuh dengan aturan lockdown ketat di China selama ini. Demonstrasi hingga protes lewat aksi damai menyalakan lilin di Beijing, bentrokan dengan polisi di Guangzhou dan di pabrik iPhone di Zhengzhou pekan lalu, dikutip dari Reuters, Kamis (1/12/2022).

Demonstrasi tersebut, menandai aksi protes terbesar dari rakyat China sejak dipimpin Presiden Xi Jinping satu dekade lalu. Kini, meski jumlah kasus baru hampir mencapai rekor, Wakil Perdana Menteri China, Sun Chunlan, mengatakan kemampuan virus untuk menyebabkan penyakit yang parah telah melemah. Sehingga pemerintah akhirnya memutuskan untuk bisa melonggarkan aturan lockdown.

"Negara ini menghadapi situasi baru dan tugas baru dalam pencegahan dan pengendalian epidemi. karena patogenisitas virus Omicron melemah, sudah lebih banyak orang yang divaksinasi dan pengalaman dalam mengendalikan virus pun sudah bertambah," kata kata Wakil PM Sun, seperti dilaporkan di media pemerintah.

Follow Berita Okezone di Google News

Diketahui kurang dari 24 jam setelah aksi protes ricuh di Guangzhou, pihak berwenang setempat dari setidaknya tujuh distrik dari pusat manufaktur yang luas di utara Hong Kong, telah mencabut penguncian sementara. Satu wilayah distrik dikatakan, akan mulai kembali menggelar kelas tatap muka di sekolah, membuka kembali restoran dan bisnis lain termasuk bioskop.

Sementara di wilayah Beijing bagian timur, menurut aturan baru yang dikeluarkan oleh komite lingkungan, kini sudah memperbolehkan pasien positif dengan gejala ringan untuk hanya diisolasi di rumah. Ini sudah jauh berbeda dan longgar, daripada protokol karantina di awal tahun ketika seluruh komunitas masyarakat harus lockdown terkadang selama berminggu-minggu, bahkan setelah hanya satu kasus positif baru yang ditemukan.

1
2