Share

Mengenal Kista Ovarium, Penyakit yang Diidap Hailey Bieber

Wiwie Heriyani, Jurnalis · Kamis 01 Desember 2022 04:00 WIB
$detail['images_title']
Hailey Bieber kena kista ovarium. (foto: Instagram)

KABAR kurang mengenakkan datang dari Hailey Bieber. Baru-baru ini istri Justin Bieber itu mengaku alami gangguan kondisi kesehatan.

Melalui akun Instagramnya, istri dari Justin Bieber itu menyebut bahwa ia memiliki kista ovarium yang besar.

Hailey Bieber kena kista ovarium

"Saya memiliki kista di indung telur saya seukuran apel," tulis Hailey di Instagram Stories-nya, Rabu, (30/11/2022).

Dalam unggahan tersebut, Hailey tampak membagikan foto dirinya dengan bajunya yang ditarik ke atas untuk memperlihatkan perutnya yang sedikit membuncit. Meskipun Hailet tidak memberikan informasi lebih lanjut tentang kistanya, ia lantas menceritakan beberapa gejala yang membuatnya merasa “sakit”, mulai dari mual, kembung, kram, dan emosional.

Dikutip dari berbagai sumber, kista ovarium merupakan kondisi dimana terdapat kantung berisi cairan di ovarium, yang terdapat di dalam atau permukaan ovarium. Kista ovarium umumnya terbentuk di dalam atau di ovarium.

Terbentuknya kista ovarium tergantung pada berbagai faktor, antara lain terkait dengan siklus menstruasi atau pertumbuhan sel yang tidak normal. Meskipun kista ovarium biasanya bersifat jinak, tetapi pada beberapa kasus, kista ovarium bisa berkembang menjadi ganas.

Sebagian besar kista ovarium berukuran kecil dan tidak menimbulkan gejala. Kista ini biasanya hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan.

Follow Berita Okezone di Google News

Kista baru menimbulkan masalah jika tidak kunjung menghilang atau justru makin membesar. Dalam kondisi ini, penderita dapat merasakan nyeri panggul atau perut kembung.

Kondisi serius juga dapat terjadi jika kista pecah atau jaringan ovarium terpelintir sehingga perlu penanganan secepatnya. Pada kasus tertentu, kista ovarium juga bisa memengaruhi kesuburan wanita.

 Hailey Bieber kena kista ovarium

Kista ovarium dapat dikatakan berbahaya dan memerlukan bantuan medis jika mengalami beberapa gejala berat, mulai dari nyeri disertai demam dan muntah, sakit perut yang tiba-tiba dan parah, pusing, atau lemah, napas cepat, hingga pingsan. Pasalnya, adanya gejala tersebut bisa berarti tanda bahwa bahwa kista telah pecah, yang menyebabkan pendarahan hebat.

Penyebab paling umum dari kista ovarium meliputi:

1. Endometriosis. Wanita dengan endometriosis dapat mengembangkan sejenis kista ovarium yang disebut endometrioma. Jaringan endometriosis dapat menempel pada ovarium dan membentuk pertumbuhan. Kista ini bisa menyakitkan saat berhubungan seks dan selama menstruasi.

2. Infeksi panggul yang parah. Infeksi dapat menyebar ke ovarium dan saluran tuba dan menyebabkan kista terbentuk.

3. Masalah hormon. Kista fungsional biasanya hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan. Mereka mungkin disebabkan oleh masalah hormonal atau obat yang digunakan untuk membantu Anda berovulasi.

4. Kehamilan. Kista ovarium biasanya berkembang pada awal kehamilan untuk membantu mendukung kehamilan sampai plasenta terbentuk. Kadang-kadang, kista tetap berada di ovarium sampai akhir kehamilan dan mungkin perlu diangkat .

1
2