Share

Masuk Minggu Kedua Bencana Gempa Cianjur , Kesehatan Anak dan Lansia Jadi Sorotan

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 30 November 2022 21:00 WIB
$detail['images_title']
Minggu kedua bencana gempa di Cianjur, kesehatan anak dan lansia mulai jadi sorotan. (foto: Istimewa)

BENCANA gempa Cianjur masuk minggu kedua. Di fase ini, menurut Ahli Keamanan dan Ketahanan Kesehatan Griffith University Australia, Dicky Budiman, kesehatan anak dan lansia perlu diprioritaskan.

"Masuk minggu kedua, pada umumnya akan muncul penyakit infeksi saluran pernapasan dan keluhan pada anak dan lansia. Ini harus diantisipasi dengan baik oleh pemerintah," kata Dicky pada MNC Portal, Rabu (30/11/2022).

Korban gempa

Artinya, pelayanan kesehatan yang memadai untuk anak dan lansia harus jadi prioritas. Terlebih, menurut pengakuan Dicky yang langsung datang ke lokasi bencana, di TKP sering hujan lebat dan ini bisa memperburuk kondisi pengungsi anak dan lansia.

"Di sana lagi hujan terus dan hujannya besar. Biasanya, di kondisi bencana, minggu kedua itu bakal banyak laporan masalah kesehatan anak-anak dan lansia," terangnya.

Karena hal tersebut, Dicky menyarankan agar pemerintah memastikan kebersihan lingkungan dan kelayakan makanan dan minuman yang dikonsumsi pengungsi. Sebab, dua hal itu bisa memperburuk masalah.

"Ketika sanitasi buruk, lingkungan kotor, dan makanan-minuman yang dikonsumsi tidak higienis, maka masalah kesehatan akan lebih banyak dilaporkan," ungkapnya.

Follow Berita Okezone di Google News

Di sisi lain, karena bencana gempa Cianjur ini terjadi di kala pandemi Covid-19, maka pemerintah juga harus memastikan cakupan booster warga di lokasi bencana tetap berjalan.

Ini penting bahwa jangan sampai karena rendahnya cakupan booster Covid-19, itu malah menjadi masalah baru, terlebih di situasi bencana orang-orang berkerumun dan berkumpul bersama.

"Jadi, vaksin booster di area bencana tetap harus berjalan, sehingga tidak menjadi masalah baru," tambah Dicky.

1
2